oleh

Kluster Perkantoran Meningkat, Penyumbang Terbanyak Diduduki Kluster RS 

-Tak Berkategori-

JAKARTA – Kasus positif Covid-19 yang ditemukan di perkantoran, khususnya dari instansi pemerintahan telah banyak merenggut nyawa pejabat.

Walau begitu, menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, sebenarnya sampai saat ini kluster penyumbang kasus terbanyak masih diduduki kluster rumah sakit.

“Namun jumlah kluster perkantoran makin lama, makin meningkat,” ungkapnya menjawab pertanyaan media dalam jumpa pers di Kantor Presiden, kemarin.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4538, Jakarta dan Jabar Terbanyak

Wiku mengingatkan kembali pengertian kluster yaitu suatu konsentrasi atau kumpulan kasus di suatu tempat, karena terjadi penularan yang berasal dari lokasi tersebut.

Melihat kondisi saat ini, kluster perkantoran sudah ada lebih dari 5 orang kepala daerah dan pejabat publik yang meninggal karena Covid-19.

Untuk itu, karyawan baik yang ada di perkantoran maupun dalam perjalanan pergi dan pulang, harus betul-betul dicegah agar tidak terjadi penularan dan ditularkan dari kluster lainnya.

Baca Juga:   10 Tenaga Medis Terpapar, Tiga Faskes Ditutup Sementara

Saat ini, pemerintah sudah transparan terkait pada pejabat yang terkena Covid-19. Bahkan sudah banyak media yang memberitakan kasus tersebut.

“Ini merupakan bentuk transparansi publik dan tidak perlu terjadi stigma negatif kepada para pejabat publik, karena virus ini tidak mengenal jabatan, tidak mengenal umur dan tidak mengenal waktu. Ini terjadi di seluruh dunia,” jelasnya.

Baca Juga:   Klaim Pemerintah, 9,1 Juta Vaksin Tersedia Akhir 2020

Ia meminta para pimpinan kantor dapat melindungi diri, saudara, kerabat, sejawat dan rekan-rekan kerjanya agar tidak terjadi korban lagi.

“Semua ini tergantung pada kita semuanya dalam mengubah perilaku dalam menjalankan protokol Kesehatan,” tandas Wiku. (ask/sam)

Komentar