JAKARTA – Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Pulau Galang rusak akibat diterjang angin kencang pada Kamis (17/9) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan anggota Kogabwilhan I, bagian gedung yang rusak akibat angin kencang adalah dinding koridor.
“Laporan dari lapangan yang saya terima sudah dilaksanakan perbaikan. Penanganan pasien berjalan normal,” kata I Nyoman Gede Ariawan, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan seperti dilansir di laman portal BNPB RI.
RS Darurat Covid-19 Pulau Galang berdiri di lokasi alam terbuka, yang mana sebelumnya pernah digunakan sebagai tempat penampungan para pengungsi Vietnam. RS khusus untuk para penderita Covid-19 ini dibangun menggunakan teknologi terbaru di bidang konstruksi.
Menurut Pangkogabwilhan I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan kerusakan RS Darurat Covid-19 Pulau Galang akibat cuaca tersebut tidak separah yang diberitakan di beberapa media.
“Dipastikan tidak mempengaruhi ruang perawatan pasien dan tidak ada pasien yang sampai dipindahkan,” kata I Nyoman Gede Ariawan.
Pihak penanggung jawab pembangunan RS Darurat COVID-10 Pulau Galang, mitra kerja sama Kementerian PUPR dan PT Wika langsung melakukan perbaikan dan direncanakan selesai pada hari yang sama.
I Nyoman Gede Ariawan juga memastikan perbaikan kerusakan bangunan RSKI masih dalam masa garansi oleh PT Wika, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan pelaksanaannya. Dalam hal ini, keseluruhan prosesnya terus dipantau oleh jajaran Kogabwilhan I.(*/arl)











Komentar