oleh

Merah Putih Berkibar, KLH/BPLH Galang Solidaritas untuk NTT

-Headline, News-143 views

SIBERINDO.CO – Detik-detik proklamasi tahun ini di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merambat dalam keheningan yang sarat makna. Di tengah khidmatnya Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, pikiran dan doa seketika tertuju ke ujung timur Nusantara, merasakan duka mendalam bersama saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru saja dihantam musibah gempa bumi pada 15 Agustus 2026 lalu.

​Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia KLH/BPLH, Mini Farida, mengungkapkan bahwa momentum peringatan kemerdekaan tahun ini harus dimaknai sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan, sekaligus merajut solidaritas bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

​“Hari ini kita melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang diikuti oleh seluruh pegawai dan staf KLH/BPLH. Kita sangat bersyukur, momen peringatan kemerdekaan ini dapat menjadi ruang untuk kembali bertemu, mempererat hubungan, dan membangun semangat bersama,” ungkap Mini Farida.

​Di tengah suasana yang sarat akan nasionalisme tersebut, Mini Farida menyampaikan duka cita yang mendalam serta pesan penguatan bagi warga NTT.

​“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di NTT. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. Kita perlu terus memberikan semangat dan motivasi agar tidak larut dalam kesedihan, tetapi tetap bangkit bersama dan menjaga semangat kemerdekaan. Semoga seluruh kondisi dapat segera tertangani dengan baik,” tutur Mini Farida penuh haru.

Merajut Solidaritas Menjaga Solidaritas

Gelombang empati turut disuarakan oleh para pegawai yang hadir di barisan peserta upacara. Stella dan Salsabila, perwakilan dari Direktorat Pengelolaan B3 dan Limbah B3 KLH/BPLH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari kemerdekaan sebagai momentum menyalakan kepedulian sosial terhadap sesama anak bangsa yang sedang diuji.

​“Mari kita rayakan HUT Kemerdekaan RI ini dengan penuh empati, khususnya untuk saudara-saudara kita yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menghadapi musibah. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keselamatan,” ujar mereka penuh ketulusan.

​Keduanya juga menegaskan bahwa jarak geografis tidak boleh mengurangi rasa persaudaraan. “Meskipun kita berada di tempat yang berbeda-beda, semangat kita untuk Indonesia tetap sama. Mari terus menjaga kepedulian, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan. Merdeka!”

Doa dan Harapan untuk Pemulihan NTT

Ketulusan doa dan gelora semangat kebangsaan kian terasa dari dua sosok penting di balik jalannya upacara tahun ini: Amrullah dan Supratman. Keduanya merupakan pegawai dari Direktorat Tata Kelola Penerapan Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH. Pada momen sakral tersebut, Amrullah dipercaya mengemban tugas sebagai pembaca doa, sementara Supratman dengan sigap dan gagah mengibarkan Sang Merah Putih.

​Amrullah menyampaikan permohonan tulus agar masyarakat NTT senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan dalam melalui masa pemulihan pascabencana.

​“Pada momen Kemerdekaan Indonesia ke-81 ini, kami mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang terdampak musibah gempa. Kami berdoa semoga seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan pascabencana diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dari Allah SWT,” tutur Amrullah dengan penuh harap.

​Amrullah optimis bahwa duka yang melanda NTT akan segera berganti dengan kebangkitan bersama seluruh rakyat Indonesia.

​“Kami mendoakan agar masyarakat NTT dapat segera pulih dan kembali merayakan kemerdekaan bersama kita. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan agar NTT dapat kembali bangkit seperti sediakala,” tambah Amrullah.

​Menutup rangkaian upacara yang penuh makna ini, seruan optimisme dan solidaritas dikumandangkan bersama-sama, menegaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika deru duka satu daerah turut dirasakan oleh seluruh penjuru negeri. “Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Indonesia bersama NTT, NTT maju! pungkas mereka.

Berita Lainnya