AMBON – Upaya membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dengan melaksanakan vaksinasi massal bagi kelompok masyarakat prioritas.
Bertempat di Sporthall Karang Panjang, Jumat (16/4/2021), dilaksanakan Vaksinasi massal bagi 1.471 pelaku usaha di kota ini.
Kegiatan ini ditinjau langsung Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali Kota (Wawali), Syarif Hadler, Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, AG Latuheru bersama para pimpinan OPD.
Richard Louhenapessy, menjelaskan vaksinasi covid 19 kali ini menyasar para pelaku usaha, pemilik toko, bersama para pegawainya, yang dikoordinir oleh Yayasan Simpati.
Dia meminta masyarakat untuk tidak beropini macam-macam dan menolak vaksinasi karena vaksinasi merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19.
“Jangan apriori dan beropini macam – macam. Karena pemerintah tidak mungkin mencelakakan masyarakat. Vaksinasi ini bagian dari upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk di dalamnya pedagang pasar dan pelaku usaha,” katanya.
Menurut Richard, Ambon sudah cukup baik dalam upaya pengendalian penyebaran covid 19, karena tingkat kesembuhan terus meningkat, Bahkan hanya tinggal 74 orang yang masih dalam perawatan karena terpapar covid 19.
Dia meminta masyarakat untuk membantu pemerintah dalam meminimalisasi tingkat kematian, dengan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila menderita sakit.
“Jangan menunggu sakit kronis baru ke puskesmas atau rumah sakit. Dengan demikian bisa meminimalisasi jumlah kematian di kota Ambon,” ujarnya.
Selanjutnya, dia berharap semua pedagang pasar maupun pelaku usaha di kota Ambon, dapat mengikuti vaksinasi covid 19, karena kondisi masyarakat yang sehat turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi. (PJ)











Komentar