oleh

Banjir Bandang Palas, Persawahan dan Perkebunan Desa Janjilobi Rusak 

PALASBanjir bandang di beberapa Desa kecamatan Ulu Barumun dan Desa di Barumun kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara mengakibatkan rusaknya ratusan hektar persawahan dan perkebunan masyarakat.

Banjir bandang selain menerpa Desa Paringgonan Julu, Matondang, Simanuldang, dan Pintu Padang kecamatan Ulu Barumun, juga menerjang Desa Janjilobi di kecamatan Barumun.

Rusaknya areal lahan pertanian di Desa Janjilobi disebabkan meluapnya sungai Ampu Torop yang melintasi daerah tersebut.

Bahkan, sungai yang sebelumnya lebar 7 meter, setelah banjir, lebar diperkirakan menjadi 30 meter.

Baca Juga:   Banjir-Longsor Landa Kabupaten Agam, Jalan Lintas Sumatera Terancam

Luapan sungai ini juga merusak pipanisasi PAM Simas untuk persediaan sarana air bersih sekitar 400 meter.

Jalan ke perkebunan masyarakat masih belum bisa di lalui kendaraan, karena tumpukan material yang menutupi jalan.

Demikian pantauan dan informasi yang dihimpun, Selasa (16/3), saat Wakil Bupati Palas, drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu, yang didampingi Sekda, Arpan NST, Asisten II, Panguhum Nasution, S.Sos, Inspektorat Palas Harjusli Fahri Siregar meninjau kawasan terdampak banjir.

Baca Juga:   Berikut Sejumlah Ruas Jalan yang Tergenang Versi BPBD DKI

Pejabat Dinas Pertanian, Falah Alfitri Daulay SP , serta sejumlah OPD lainnya, melakukan peninjauan ke lokasi bancana di Desa Janjilobi.

Pejabat Kadis Pertanian Falah Alfitri percakapan melalui App Whatsapp menyebutkan, tidak semua persawahan bisa dijadikan puso dan perkebunan dapat direplanting.

Semisal ada persawahan warga yang tidak bisa dijadikan puso karena hampir satu (1) Hektar pemiliknya tiga (3) orang dan tidak diasuransikan.

“Perkebunan sawit yang hanyut terseret derasnya aliran sungai Ampu torop, tidak dapat dijadikan lokasi replanting karena tidak satu hamparan dan terletak pada bantaran sungai,” jelas Falah.

Baca Juga:   Hujan Tak Kunjung Henti, 388 Rumah di Madiun Terendam

Wabup Palas, berucap, upaya prioritas yang akan dilakukan adalah perbaikan akses jalan ke lahan pertanian masyarakat.

Untuk mengantisipasi Banjir susulan Pemda akan memperbaiki daerah aliran sungai (DAS) dengan membangun bronjong.

“Sedangkan untuk menanggulangi kebutuhan air bersih Pemkab juga akan segera memperbaiki saluran pipanisasi PAM Simas”, ucapnya. (SS)

Komentar

Berita Lainnya