oleh

Tutup Jalan ke Puncak, Polisi Dibacok Geng Motor

CIANJUR – Seorang anggota polisi yang sedang mengatur lalu lintas mengalami luka-luka akibat dibacok anggota geng motor. Tersangka nekat membacok petugas karena jalur menuju Puncak ditutup. Satreskrim Polres Cianjur langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan 21 anggota geng motor. Setelah diambil keterangan satu diantaranya ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pembacokan terhadap Polisi.

Menurut Kapolres Cianjur AKBP Muhamad Rufai 21 anggota geng motor diamankan beberapa jam setelah terjadi pembacokan terhadap anggota polisi.

“Dari 21 orang yang diamankan, satu orang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Senin (17/8/2020) di Mapolres Cianjur.

Baca Juga:   Ibu Rumah Tangga Beranak Empat Diciduk Bersama Tujuh Pria Pengedar Sabu

Menurut Kapolres pelaku pembacokan ini merupakan residivis dari kasus yang sama yang baru bebas dari hukuman setelah melakukan pembacokan kepada satpam di wilayah Kecamatan Karangtengah. Kata Kapolres, tersangka nekat membacok anggota Polisi karena kesal lantaran jalur menuju Cipanas Puncak ditutup.

“Jalur ke Puncak macet, hingga di perempatan lampu gentur dilakukan penutupan jalur. Tiba-tiba muncul gerombolan bersepeda motor dengan membawa bendera kemudian juga memukul-mukul kendaraan hingga dihentikan oleh anggota. Tersangka malah melakukan perlawanan dan membacok anggota kita,” kata Kapolres.

Sebelumnya, anggota Sabhara Polres Cianjur juga dibacok dengan senjata tajam saat melakukan pengamanan di Pos TMC Cepu 8 Bundaran Tugu Lampu Gentur, Minggu (16/8/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:   Ibu Rumah Tangga Beranak Empat Diciduk Bersama Tujuh Pria Pengedar Sabu

Anggota Sabhara Polres Cianjur ini dibacok sekumpulan geng motor yang beriringan menuju Jalan Dr Muwardi Bypass Cianjur.

Saat diberhentikan, seorang anggota geng motor mengeluarkan senjata tajam dan bertindak brutal.

Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Sayang, Cianjur.

Anggota polisi yang dibacok bernama Briptu M Naufal Arief yang tengah melaksanakan tugas di sekitaran Bundaran Tugu Lampu Gentur.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai sempat mendatangi RSUD Sayang, Cianjur untuk melihat kondisi anggotanya yang mengalami luka bacok di bagian kepala belakang.

Baca Juga:   Ibu Rumah Tangga Beranak Empat Diciduk Bersama Tujuh Pria Pengedar Sabu

Kronologi awal, saat itu korban sedang bertugas melakukan pengamanan di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur. Beberapa saat kemudian segerombolan motor datang mengarah ke puncak.

“Saat itu sedang macet hingga jalan ditutup,” ulangnya.

Menurut Kapolres kondisi korban sudah mendapatkan penanganan dan luka dengan panjang 10 sentimeter pun sudah dijahit.

“Di bagian kepala. Kira-kira lukanya 10 centi. Lukanya sudah dijahit tadi. Sudah diobati dan korban dalam kondisi sadar,” katanya.

Para pelaku yang berhamburan pun, beberapa di antaranya berhasil diamankan pihak kepolisian.(*/arl)

Komentar

Berita Lainnya