oleh

Hilang Kontak, Dua Nelayan Namlea Ditemukan di Perairan Sula

TERNATE – Dua nelayan asal Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, kapalnya mati mesin dan hilang kontak saat melaut.

Nelayan bernama Abdullah dan Jamal itu diselamatkan Kapal KM Harapan Bersama 77 di arah tenggara Pelabuhan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Muhammad Arafah menjelaskan, laporan hilangnya dua nelayan tersebut diterima pada Senin, 15 Februari 2021.

Menurut Arafah, keduanya bertolak dari Desa Bajo, Kecamatan Sanana menuju Namlea menggunakan loangboat pada Minggu, 14 Februari 2021 sekira pukul 23.00 WIT.

Baca Juga:   Tol Listrik di Pulau Buru Mulai Menjulang ke Langit Maluku

“Laporan itu kami terima dari Kasat Polair Pulau Sanana terkait perihal hilang kontak nelayan di perairan antara Pulau Sanana dan Buru,” kata Arafah kepada malutpost.id, Selasa (16/2/2021).

“Mereka menggunakan longboat kuning, dengan mesin 40 PK. Kapal itu berisi 500 kilogram ikan,” tambahnya.

Arafah bilang, menurut perkiraan, dua nelayan tersebut seharusnya tiba di Kecamatan Waplau Namlea pagi atau paling lambat siang hari.

Baca Juga:   Tol Listrik di Pulau Buru Mulai Menjulang ke Langit Maluku

Namun, hingga lewat perkiraan waktu, mereka tak kunjung tiba di tujuan. Bahkan, nomor handphone mereka tidak bisa dihubungi.

“Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polairud dan diteruskan ke Basarnas,” katanya.

Upaya pencarian, lanjut Arafah, dilakukan Tim SAR, namun tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, dilakukan koordinasi dengan Kasat Polairud Sanana, keluarga korban, KUPP Sanana, Kepala Basarnas Ambon, Danpos AL Sanana, Pegawai MDPI serta Kapolsek Waplau, Namlea.

Baca Juga:   Tol Listrik di Pulau Buru Mulai Menjulang ke Langit Maluku

Tim rescue Basarnas Ternate juga telah dipersiapkan untuk diberangkatkan pada Selasa, 16 Februari 2021.

Namun, pihaknya mendapatkan informasi dari Danpos AL Sanana bahwa, kedua korban telah ditemukan oleh Kapal KM Harapan Bersama 77, arah tenggara Pelabuhan Sanana lalu ditunda menuju pelabuhan Sanana.

“Korban dalam keadaan selamat, kemudian telah diserahkan ke pihak keluarga,” katanya. (*/cr2)

– Sumber: malutpost.id

Komentar

Berita Lainnya