JAKARTA – Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta pondok pesantren ikut menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo menjelaskan, hal itu merupakan seruan kebaikan yang jika dilakukan maka akan mendapatkan pahala.
Doni menyampaikan itu dalam diskusi virtual Sosialisasi Iman, Aman dan Imun Hadapi Covid-19 bersama dengan pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah KH Sofwan Manaf, Jumat (16/10/2020).
Hadir juga dalam acara itu, Juru Bicara Satags Covid-19 Wiku Adisasmito dan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B. Harmadi.
“Pondok Pesantren Darunnajah, kami yakin di antara kita semua bersedia berikhtiar juga menjadi bagian dalam upaya sosialisasi maka kita menjadi bagian dari pahlawan kemanusiaan,” kata Doni seperti diberitakan jpnn.com.
Dia mengajak setiap masyatakat untuk membantu sesama untuk terhindar dari Covid-19.
“Maka insya Allah apa yang dikerjakan kelak di kemudian hari mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Doni yang juga kepala BNPB.
Penerapan protokol kesehatan merupakan prioritas utama dalam upaya pencegahan penularan virus corona.
Karena itu, perlu pondok pesantren atau santri sosialisasi protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (3M) terus dilakukan.
Selain itu, kata Doni, masyarakat Indonesia juga perlu menambah iman lewat ibadah dan mematuhi perintah ibu. Lalu, meningkatkan imunitas tubuh melalui makan makanan bergizi, olah raga, dan istirahat yang cukup. (jpn/sam)











Komentar