BANDUNG – Rapat anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tiba-tiba dibubarkan pada pada Jumat (14/8/2020) di ruang kerja Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jabar, jalan Diponegoro No 27 Bandung. Rapat yang lagi seru-serunya itu ditutup mendadak, karena saat rapat berlangsung hasil pemeriksaan swab yang menyebutkan ada 7 anggota DPRD Provinsi Jabar terinfeksi virus Covid-19.
Saat itu para anggota komisi-komisi masih membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA)- Plapon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2021 dan RKUA-PPAS Perubahan tahun 2020. Rapat itu dipimpin sekretaris Komisi II Yunandar.
Saat rapat itu hadir juga para pejabat dari Dinas Perkebunan Jawa Barat (Disbun Jabar) yang turut dihadiri Kadis Kehutanan Epi Kustiawan.
Yunandar mengakui ia selaku pimpinan rapat menghentikan rapat kerja itu karena mendapat informasi yang beredar melalui WhastApp (WA) bahwa hasil swab test sudah keluar. “Informasinya ada tambahan 38 orang terkonfirmasi positif covid-19. Dari 38 orang tersebut 7 diantaranya anggota dewan provinsi. Saya tidak mau ambil resiko, maka rapat kerja langsung saya tutup,” kata Yunandar seperti dikutip faktabandungraya.com grub siberindo.
Informasi lain yang diperoleh, selain 7 anggota terkonfirmasi positif Covid-19 ada 31 orang yang merupakan 9 ASN dan 22 orang non-ASN. Hanya saja, tujuh orang anggota DPRD yang terinfeksi virus Covid-19 itu, tidak satupun dari Komisi II DPRD Provinsi.
“Untuk mengantisipasi penularan dan demi kesehatan bersama peserta rapat, maka rapat langsung saya tutup,” ulangnya.
Yunandar tidak yakin ruangan rapat seteril dari virus covid-19.
“Saya sudah minta ke bagian persidangan dan bagian umum, agar setelah rapat ruangan disemprot dengan disinpektan. Ternyata hanya dibersihkan dan dilap-lap saja oleh pegawai cleanning servive. Padahal kita tidak tahu, apakah peserta rapat dalam kondisi sehat, OTG (Orang Tanpa gejala) atau terpapar positif covid-19,” ujar politisi PDIP ini.
Yunandar menambahkan bahwa sejak merebaknya virus corona/ pendemi covid-19, beberapa bulan lalu, semua mesti mengikuti anjuran pemerintah dan mentaati protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan pakai sabun antiseptik. Hal ini sebagai antisipasi diri demi menjaga kesehatan diri, keluarga dan orang lain .
Tujuh anggota DPRD Jabar yang terkonfirmasi positif covid-19, itu : 1 anggota, FGerindra -Persatuan :1, FPKB: 2, FDemokrat : 2, FGolkar :1
“Tujuh rekan kami tersebut kini menjalani isolasi mandiri. Ada yang di rumah masing-masing dan ada juga melakukan isolasi di gedung BPSDM jabar, jalan Cipageran Cimahi, tandasnya. (fbr/arl)










Komentar