JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat yang berdomisili di sekitar Gunung Merapi Provinsi Jawa Tengah dan Jogjakarta untuk mewaspadai aktivitas gunung tersebut sebab ada potensi terjadinya erupsi.
“Diinformasikan dari PVMBG ada dua hari berturut-turut terjadi gempa bumi vulkanik dangkal,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan saat konferensi video yang dipantau di Jakarta, Kamis (16/7).
Dikatakannya aktivitas gempa bumi vulkanik dangkal tersebut merupakan salah satu indikator akan adanya aktivitas atau Erupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jogjakarta itu.
Setelah mendapatkan informasi dari PVMBG pada 4 Juli, BNPB langsung mengirimkan surat ke Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur DIY agar menyikapi dan mewaspadai hal tersebut.
“Tanggal 8 Juli Gubernur Jawa Tengah langsung turun ke lapangan untuk melihat dan mempersiapkan desa-desa yang ada di KRB III atau daerah yang paling dekat dengan puncak Merapi,” ujar dia.
Pemberitahuan dari BNPB kepada dua provinsi tersebut agar memastikan dan memperbaiki jalur evakuasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Ia mengatakan masyarakat di dua daerah tersebut juga harus diberitahu apa saja yang mesti dilakukan kalau Gunung Merapi erupsi.
“Jogjakarta juga melakukan hal yang sama. Jadi kalau terjadi apa-apa mereka gampang turunnya dan setiap orang tahu apa yang akan dilakukannya,” kata dia. (sep/oke)
Tim satuan tugas kebencanaan BPBD Bandar Lampung mengevakuasi warga terdampak Banjir di Pesawahan Teluk Betung, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (12/4/2024). (BNPB) JAKARTA
JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengajak cucu-cucunya bermain sekaligus bersilaturahim dengan warga Medan, di Mal Centre Point, Medan, Sumatera Utara pada hari
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Al Hamidi bersama Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, GS Ashok Kumar, kunjungi Guest House
Presiden Jokowi membagi-bagikan sembako kepada warga yang melintas di depan Istana Negara. (Antara Foto) JAKARTA – Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono,
JAKARTA – Pemerintahan kolaboratif antara pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto diharapkan segera terbentuk. Baca Juga:
Komentar