oleh

Berikut Data Pasien di RSD Wisma Atlet dan Pulau Galang

JAKARTA – Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat masih merawat sebanyak 1.641 orang pasien positif Covid-19 hingga Selasa (15/9/2020).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I), Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan resminya.

Menurut dia, jumlah pasien positif bertambah sembilan orang dari hari sebelumnya.

“Pasien terkonfirmasi positif (Covid-19) 1.641 orang, semula 1.650 orang, berkurang 9 orang positif,” kata Aris.

Baca Juga:   Penanganan Covid-19, Antisipasi Klaster Baru, Pemkot Bandung Lakukan Tes Secara Acak

Jumlah pasien suspek Covid-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet saat ini berjumlah satu orang, masih sama dengan hari sebelumnya. 

Adapun, total pasien rawat inap menjadi 1.641 orang dari total kapasitas 12.000 orang yang terdiri dari 835 pria dan 806 wanita.

Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 15.096 orang.

Menurut Aris, sebanyak 13.375 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 13.095 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 275 orang, keluar tanpa izin satu orang, dan meninggal dunia lima orang.

Baca Juga:   Inovasi Covid Booth Corner Polres Lumajang Gambarkan Korban

Selain itu, Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 266 dari 161 pria dan 105 wanita.

“RSKI Galang, pasien rawat inap 266 orang, semula 235 orang, bertambah 31 orang,” ucap Aris.

Dari jumlah itu pasien terkonfirmasi positif 149 orang, semula 150 orang, bertambah satu orang, dan pasien suspek bertambah 32 menjadi 117 orang.

Baca Juga:   Wagub Jabar Positif Terpapar, Emil: Doakan Segera Pulih

Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 2.650 orang, 2.384 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (557 orang), dirujuk ke RS lain (tujuh orang), pasien suspek yang selesai perawatan (1.820 orang), dan yang meninggal dunia nihil. (ask/sam)

Komentar

Berita Lainnya