oleh

Pilih Main Bulutangkis

SAMARINDA KOTA–Banyak kegiatan dilakukan pemain di saat kompetisi tak bergulir seperti saat ini. Selain mengisi waktu dengan latihan mandiri, pemain juga mencari kesibukan lain selain berlatih sepak bola.

Sebagian pemain menyalurkan hobinya selain bermain bola. Ada yang beternak, berkebun, dan lain sebagainya. Beberapa pemain memilih bersepeda untuk olahraga yang lain.

Namun berbeda dengan bek kiri Borneo FC, Abdul Rachman. Di saat kompetisi tak bergulir, ia lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan bulutangkis.

Rachman mengaku, selain latihan mandiri di sepak bola, bermain bulutangkis menjadi salah satu hobinya yang lain.

“Kalau main bulutangkis memang sudah saya lakukan sejak dulu. Ini adalah salah satu olahaga yang saya sukai selain sepak bola. Ini juga menjadi bagian dari menjaga kondisi fisik saya,” kata pemain yang sukses membawa Kaltim merebut medali perunggu pada PON 2008 silam.

Yang membuat Rachman semakin senang adalah, kini ia punya teman bermain yang dianggapnya lebih tinggi ‘ilmunya’ di olahraga tepok bulu ini.

“Kebetulan ada teman dari PB Djarum yang pulang kampong juga. Jadi sekalian saya belajar sama dia bagaimana bermain bulutangkis yang benar. Ya, supaya ga malu-maluin kalau ketemu lawan yang mainnya juga bagus,” ujarnya lagi.

Namun meski suka bermain bulutangkis, Rachman tetap mengaku sangat merindukan sepak bola. Sudah nyaris setahun tak berkompetisi, membuatnya rindu akan suasana pertandingan dan teman-temannya di Borneo FC.

Itulah sebabnya, Rachman sangat berharap kompetisi Liga Indonesia segera mendapatkan kepastian kapan bergulirnya.

“Harapan saya sama dengan pelaku sepak bola negeri ini, pengin cepat kompetisi dengan musim baru. Sebab sepak bola adalah pekerjaan kami dan sangat banyak orang menggantungkan hidupnya dari sepak bola,” terangnya.

Harapan pun ia sematkan kepada para pemegang wewenang untuk sepak bola ini. Pertemuan Menpora serta PSSI dengan Polri, diharapkannya segera mendapatkan kejelasan soal kompetisi musim baru.

“Kami sebagai pemain tentu akan mengikuti regulasi protokol kesehatan yang nantinya ditetapkan PSSI dan operator kompetisi,” tegas Rachman. (upi)

Komentar

Berita Lainnya