Langkah antisipasi yang dilakukan KPUD Riau patut dicontoh. Salah satunya dengan menyiapkan TPS khusus bagi pasien Covid-19 pada Pilkada 20220 di rumah sakit atau gedung yang jadi lokasi perawatan. Sementara grafik wabah ini terus menjadi perhatian setelah munculnya banyak korban jiwa dan masyarakat yang terpapar.

JAKARTA – Ya, ini dilakukan setelah wabah Virus Corona terus menjalar ke sejumlah daerah yang angkanya menembus 3.787 pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau. Sementara 62 di antaranya meninggal dunia.
Presiden Joko Widodo sendiri terus memberikan perhatian penuh terhadap menjalarnya wabah ini di sejumlah daerah. ”Tentu saja harus mempertimbangkan banyak sisi. Daerah menjadi fokus perhatian penting dalam menekan laju Covid-19.
Ya kalau bekerja berbasis data, langkah intervensinya akan berjalan lebih efektif,” kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Terbatas membahas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional” di Kompleks Istana Merdeka, Senin (14/9).
Tidak hanya Riau, Jokowi juga meminta bawahannya untuk meningkatkan penanganan klaster transmisi lokal, terutama di delapan provinsi prioritas. Kedelapan wilayah tersebut terdiri dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.
Mantan Walikota Solo tersebut mencatat, hingga 13 September, rata-rata kasus aktif Covid-19 secara nasional mencapai 25,02% atau lebih tinggi dari rata-rata dunia sebesar 24,78%.
Sementara itu Anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto mengatakan menekan lajut Covid-19 menjadi perhatian penting. Pemilih yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap masih bisa menggunakan hak pilihnya dalam pilkada serentak 9 Desember mendatang.
TPS khusus itu disiapkan di sekitar rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 sedangkan bagi pasien diisolasi mandiri di rumah akan didatangi ke kediamannya. ”Petugas akan jemput bola kepada pasien yang positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.
Jika pasien dalam kondisi tidak memungkinkan untuk mencoblos sendiri, kata dia, penggunaan hak pilihnya nanti akan diwakilkan kepada orang yang dipercaya atau anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara.
”Bagi pemilih yang diisolasi di rumah akan didatangi oleh petugas KPPS untuk memilih, nantinya penggunaan hak pilihnya bisa diwakilkan kepada orang kepercayaan atau bisa diserahkan ke petugas KPPS dengan prinsip menjaga kerahasiaan,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, Pilkada serentak 9 Desember yang akan digelar di 270 daerah seluruh Indonesia di tengah terpaan nyata pandemi Covid-19.
Untuk Provinsi Riau, Pilkada itu akan dilaksanakan pada sembilan kabupaten/kota yakni Bengkalis, Dumai, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Rokan Hilir, Siak, dan Rokan Hulu dengan total 8.400 TPS.
Sejak diakui secara resmi pada 2 Maret lalu, tidak kurang 8.500 orang telah kehilangan nyawa karena terjangkit virus Korona ini dan lebih dari 111 dokter dan puluhan paramedik gugur dalam tugas merawat pasien Covid-19 atau terlatar virus mematikan ini.
Pemerintah sejak awal menetapkan tidak akan menutup total wilayah untuk mencegah penyebaran virus Korona ini, melainkan menerapkan PSBB dan di tingkat lebih mikro lagi di wilayah-wilayah yang dinilai patut hal ini dilaksanakan serta memberlakukan protokol kesehatan. (mas/bro)










Komentar