Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mengkritik timnya yang gagal menerapkan intensitas tekanan tinggi sejak di area pertahanan lawan.
JAKARTA – Spurs dikalahkan Everton dengan skor 1-0 pada pekan pembuka Liga Primer Inggris musim 2020/21 di Tottenham Hotspur Stadium, Senin (14/9) dini hari. Gol kemenangan sang tamu dicetak melalui sundulan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-55 setelah menerima assist dari sepak bebas Lucas Digne.
Kedua tim tampil oke pada babak pertama. Namun, Spurs sama sekali gagal mengembangkan permainan pada babak kedua. ”Sejujurnya, saya pikir kesulitan dimulai dari cara kami menekan atau menurut saya, dengan cara kami tidak menekan,” ucap Mourinho kepada Sky Sports, selepas laga.
”Tekanan kami kepada lawan sangat buruk. Tekanan lambat. Pemain bermain malas. Ketika Anda memiliki tekanan yang malas, Anda tidak menekan, Anda membiarkan lawan membangun serangan dari belakang dan mereka memiliki pemain dengan kualitas luar biasa,” terangnya.
”Ketika Anda membiarkan mereka bermain dari belakang, mereka merasa nyaman untuk menguasai bola.”
”Tekanan malas di garis depan. Itulah yang saya katakan. Itu menciptakan situasi yang tidak seimbang bagi anggota tim lainnya,” tambahnya.
Yang menarik, hasil ini menjadi kekalahan pertama Mou pada laga pembuka musim sepanjang 19 tahun kariernya sebagai pelatih. Sebelumnya, ia mencatatkan 11 kemenangan dan tujuh hasil imbang.
Pada laga ini, lima debutan dari kedua klub diturunkan sejak menit awal. Pierre-Emile Hoejbjerg dan Matt Doherty (Spurs), serta James Rodriguez, Allan, dan Abdoulaye Doucoure (Everton).
”Tekanan malas di garis depan. Itulah yang saya katakan. Itu menciptakan situasi yang tidak seimbang bagi anggota tim lainnya,” tambahnya.
Yang menarik, hasil ini menjadi kekalahan pertama Mou pada laga pembuka musim sepanjang 19 tahun kariernya sebagai pelatih. Sebelumnya, ia mencatatkan 11 kemenangan dan tujuh hasil imbang.
Pada laga ini, lima debutan dari kedua klub diturunkan sejak menit awal. Pierre-Emile Hoejbjerg dan Matt Doherty (Spurs), serta James Rodriguez, Allan, dan Abdoulaye Doucoure (Everton). (mas/bro)











Komentar