oleh

Gubernur Jabar Instruksikan Kapolda Perketat Keamanan Acara Dakwah

JAKARTA – Buntut penikaman ulama Syekh Ali Jaber, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung memerintahkan aparat kepolisian untuk meningkatkan pengamanan saat tengah berdakwah.

Hal itu diutarakan Kang Emil, sapaannya dalam akun Instagram pribadinya, Senin (14/9/2020).

“Saya sudah instruksikan via Kapolda Jabar agar para ulama/pemuka agama lainnya yang sedang berdakwah di Jawa Barat untuk diberi ekstra pengamanan oleh aparat setempat dan panitia acara,” tulis dia.

Baca Juga:   Syekh Ali Jaber Minta Maaf Tak Bisa Melindungi Alfin Andrian

Menurut Kang Emil, untuk mencegah peristiwa penusukkan tidak terulang, panitia acara dakwah harus meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan setempat.

“Panitia acara dakwah keagamaan diminta untuk selalu koordinasi dan meminta pengamanan terbuka/tertutup kepada kopolisian setempat,” pintanya.

Terakhir, Kang Emil juga memohon doa dari para pengikutnya di Instagram untuk kesembuhan Syekh Ali Jaber.

Baca Juga:   Ridwan Kamil Komentari Sunda Empire Sebut Amerika Dimerdekakan Oleh Banten

“Para Netizen yang budiman, Mari kita doakan agar guru kita Syekh Ali Jaber, ulama yang terkenal dengan kelembutan dan kesantunannya agar segera pulih dan sehat kembali,” tandasnya.

Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria saat mengisi tausiah di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Lampung, Minggu sore (13/9).

Tusukan tersebut cukup keras dan kuat sampai separuh pisau masuk ke dalam bagian tubuh Syekh Ali Jaber. Saat ini, terduga pelaku yang konon bernama Alpin telah berada di bawah pengawasan kepolisian. (sam)

Komentar

Berita Lainnya