oleh

Buntut Penikaman Syekh Ali Jaber, Fahri Hamzah buat Surat Terbuka ke Polri 

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia angkat bicara terkait penikaman terhadap ulama Syekh Ali Jaber. Peristiwa itu terjadi saat mengisi pengajian di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9).

Fahri Hamzah juga membuat surat terbuka lewat akun twitter pribadinya @Fahrihamzah. Surat terbuka itu langsung ditujukan kepada Mabes Polri. 

“Yth Mabes Polri, (@DivHumas_Polri). Penikaman Syaikh Ali Jaber adalah momen penting untuk membuka terang apa sebetulnya yang membuat peristiwa seperti ini berulang?. Apakah ini perilaku wajar? Apakah tuduhan orang gila kepada pelaku itu wajar? Apapun, ini harus dibuka lebar,” tulis Fahri Hamzah.

Baca Juga:   Partai Gelora Ajak Gus Yahya dan NU Fokus pada Agenda Pemberdayaan Umat  

Menurut dia, ada tuduhan sebagian kalangan bahwa peristiwa seperti ini semacam ‘interupsi’ rutin yang dilakukan agar peristiwa lain tertutup.

“Penting bagi kita untuk memeriksa motif pelaku. Jika pejabat diserang dalam kasus Pak Wiranto, mudah kita bikin plot bahwa pelaku ini “simpatisan kaum radikal, dll). Tapi bagaimana dengan Syaikh Ali Jaber? Apakah motif pelaku? Bisakah kita mendengar wawancara terbuka,” jelas Fahri Hamzah. 

Baca Juga:   PKS Ingatkan Pentingnya RUU Perlindungan Ulama

Dia menjelaskan banyak ulama yang punya pengikut yang jumlahnya banyak. Termasuk Syekh Ali Jaber yang membina para hafiz Alquran dan pengajian di seluruh Indonesia. “Serangan fisik kepada beliau adalah peritiwa yang rawan dengan reaksi balasan. Maka harus ada kejelasan dan pejelaaan luas,” ungkapnya.

Fahri pun menegaskan bahwa bila pelaku senang bersosial media, maka tidak ada istilah tak dikenal. Menurutnya, riwayat pelaku terlalu terang dan tidak bisa disembunyikan.  

Baca Juga:   BNPT Dalami Kemungkinan AA Terlibat Jaringan Teroris

“Kalau yang bersangkutan senang ber-socmed maka tidak ada istilah tidak dikenal. Riwayat ybs terlalu terang. Tidak bisa sembunyikan. Ini kesempatan yang baik bagi pihak kemanan kita untuk membuka secara terang. 

“Ayo @DivHumas_Polri kamu bisa! Bismillah!,” demikian tulis Fahri. (sam)

Komentar

Berita Lainnya