oleh

Cegah Radikalisme, Pelajar Diajari Cara Cerdas Bikin Video Pendek

TANJUNGPINANG – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepulauan Riau bersama BNPT RI menggelar pelatihan membuat video pendek untuk tingkat SMA sederajat di CK Hotel Tanjungpinang. Acara yang dibuka oleh Direktur Pencegahan BPNPT RI, Brigjen Pol R Ahmad Wahid ini juga menghadirkan praktisi perfilman Dyah Kusumawati.

Menurut Brigjen Pol R Ahmad Wahid, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pehaman kepada para pemuda di Kepulauan Riau untuk menyikapi perbedaan sebagai hal yang lumrah dan seharusnya dilihat sebagai kekayaan bangsa. Ia berharap materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dicerna dengan baik, sehingga dapat membawa dampak yang positif.

 

“Kami berharap para pelajar dapat menjadi pembaharu masa depan,menjadi duta Damai di sekolah-sekolah untuk menangkal penyebaran radikalisme terorisme. Meningkatkan daya tangkal di dalam lingkungan masyarakat pengaruh terhadap terorisme,” pintanya.

Menurut Ahmad Wahid, kegiatan bidang pemuda dan pelajar FKPT ini sangat penting untuk mengajak pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa agar emanfaatkan waktu luang dengan hal hal yang bermanfaat.

“Melalui forum ini kami mengajak para pemuda dan pelajar untuk bangkit dengan cara menyadari berbagai hal yang ada di sekeliling kita, terutama paham – paham yang mengarah pada pengingkaran terhadap Pancasila dan NKRI. Keberadaan mereka ada di tengah masyarakat kita, karena itu kalau kita tidak mampu mengenali dan menyadarinya, kita bisa terpapar paham tersebut dan bahkan terekrut oleh organisasi terlarang itu,” terang Ahmad Wahid.

Katanya, juga meminta pemuda dan pelajar untuk ikut menyosialisasikan protokoler kesehatan di tengah bencana nasional non-alam Covid-19.

Sementara itu,  Ketua FKPT Kepri Fauzi menyebutkan, BNPT melalui Direktorat Pencegahan, Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat mengajak khususnya kepada para peserta dan pelajar SMA dan Sederajat seluruh untuk ikut lomba membuat video pendek tentang ke-Indonesia-an dengan tema besar “KITA INDONESIA” dan meng-upload-nya di youtube.

“Untuk hal ini, BNPT telah menyiapkan hadiah Rp100 juta untuk para pemenang. Ini salah satu upaya memanfaatkan waktu waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat demi menjaga kedamaian negara dan meningkatkan kemampuan pemuda,” sebutnya.

Menurut Fauzi jumlah lulusan SMA sederajat dikepri mencapai 12.835. Diharapkan karena terbiasa memanfaatkan waktu luang dengan hal yang bermanfaat dan mengasah kemampuan hingga membuat setiap lulusan SMA merupakan sumber daya manusia yang andal baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi maupun untuk masuk ke dunia kerja.(*/rls)

Komentar

Berita Lainnya