JAKARTA – Paula Verhoeven tak mampu berdiam diri melihat suaminya terus diserang netizen sehubungan video Baim Wong memarahi seorang kakek.
Model yang baru saja melahirkan itu menunjukkan dukungannya terhadap sang suami yang baru-baru ini heboh di media sosial.
“My support system. Orang berhak berpendapat, orang berhak men-judge, tp yg tau diri kita itu kita sendiri… Ga perlu jg Justification dr orang lain,” tulis Paula di akun pribadinya, Selasa (12/10/2021).
Paula juga memberi pesan kepada netizen dengan gamblang.
“Yang terkadang kita lupa itu untuk belajar jadi pemaaf, berhenti menjadi pembenci, berhenti menyalahkan orang, dan belajar memperbaiki diri,” tulis Paula tak lupa memberi nasihat.
“Karena kita terlalu fokus sm kehidupan orang lain,” lanjutnya.
Paula juga menulis harapannya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya.
“Apapun masalah yg kita hadapin skg, semoga bs menjadikan kita pribadi yg lebih baik lg. Amin,” tulisnya disertai emoji tersenyum.
“We can’t control other people, but we can control our reactions to them ,” imbuh Paula.
Komentar
Baim terlihat ikut mengomentari unggahan Paula tersebut dan mengatakan dia tak membenci orang-orang yang membencinya.
“Eh kaget bacanya bikin (emoji hati).. Tapi demi Allah, kita pun ga membenci orang-orang yang benci kita.. Malah terkadang mereka yg membuat kita lebih baik,” tulis Baim di akun @baimwong.
“Setiap langkah hidup saya adalah pembelajaran. Dari dulu saya juga berusaha apa adanya. Tapi saya minta maap ya, kalau menyakiti perasaan kalian. Sehat-sehat semua,” imbuh Baim.
Meskipun banyak yang memberi dukungan, unggahan Paula itu juga tak luput dari komentar negatif netizen yang masih tetap menyalahkan Baim Wong.
“Kadang yg suka dan tidak suka, lebih banyak yg tidak suka.. sudah sudah.. silent saja.. hanya diri kita sndri dan Alloh yg tau,” tulis @eka_sutriani.
“Bilangin ke mas baim, minta maaf lah yg serius, jgn sllu mmbnarkan hal yg salah,” tulis @zulfiandigusma.
“Tttaaapppiii kaaan suaammiii andaaa emang salaaah ,” tulis @salman_alfarisi296. (ben)






Komentar