oleh

Pemprov Sulbar dan BPS Perkuat Sinergi Data Sektoral Jelang Sensus Ekonomi

Sekda Provinsi  Sulawesi Barat Junda Maulana bersama epala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulbar Muhammad Ridwan Djafar  menyambut  Kepala BPS Sulbar di Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 10 Juni 2026.
Pertemuan tersebut membahas  agenda strategis terkait penguatan data daerah. Langkah ini diambil guna memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi berjalan masif sekaligus mendongkrak capaian indeks Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) di lingkup Pemprov Sulbar.
Muhammad Ridwan Djafar menjelaskan, kedatangan pihak BPS salah satunya untuk berkonsultasi mengenai rencana kunjungan pimpinan BPS pusat ke Sulawesi Barat. Momentum tersebut sekaligus akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan edukasi Sensus Ekonomi agar dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Rencana sosialisasi sensus ekonomi yang tentu diharapkan bisa lebih masif dilaksanakan di Sulawesi Barat,” kata Ridwan menyampaikan hasil pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Di samping itu, pertemuan tersebut berfokus pada penguatan EPSS. Agenda ini dinilai sangat krusial lantaran rapor hasil evaluasinya berimplikasi langsung terhadap penilaian kinerja makro Pemerintah Provinsi Sulbar maupun instansi BPS sendiri. Merespons hal itu, Sekda Junda Maulana langsung memberikan instruksi tegas terkait kesiapan data di tiap dinas.
“Pak Sekda tadi memberi arahan supaya ini diperhatikan betul. Beliau memberi persetujuan agar OPD yang ditunjuk bisa menyajikan data lebih baik dan mengikuti proses ini yang dikoordinir oleh Kominfo,” urai Ridwan.
Sinergi dengan BPS untuk penguatan data sektoral di Pemprov Sulbar juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Ridwan memaparkan bahwa pada tahun ini terdapat dua organisasi perangkat daerah (OPD) yang diutus untuk mengikuti evaluasi, yakni Diskominfo SP Sulbar dan Dinas Pertanian Sulbar.
Tak ingin kehilangan momentum, Pemprov Sulbar bahkan sudah mencuri start untuk penilaian tahun depan. Empat OPD potensial mulai dipersiapkan sejak dini, meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan, Dinas Transmigrasi, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar. (Rls)

Berita Lainnya