oleh

Cegah Terjadi Kerumunan, Paslon No 1 Pilkada OI Tak Rayakan Kemenangan

INDRALAYA–Setelah dinyatakan menang versi hitung cepat, paslon nomor 1 Pilkada Kabupaten Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dan Ardani memilih menikmati kemenangan di posko pemenang di Indralaya.

Hal ini dilakukan demi mencegah kerumunan yang memicu klaster baru Covid-19 di Ogan Ilir.

“Tidak ada (pawai kemenangan) sepertinya. Paling ngumpul di posko aja,” kata Arwin Novansyah, juru bicara tim pemenangan Panca-Ardani, Jumat (11/12/2020).

Biasanya sebelum pandemi Covid-19, paslon yang dinyatakan menang pun lewat hitung cepat langsung merayakannya dengan menggelar pawai.

“Nggak lah (pawai),” tegas Arwin.

Saat hasil hitung cepat pada Rabu (9/12/2020) petang pukul 19.00, suara masuk mencapai 100 persen.

Hasil hitung cepat menunjukkan pasangan calon bupati-wakil bupati Panca-Ardani memperoleh 149.879 suara.

Sementara pasangan nomor 2 Ilyas-Endang memperoleh 85.373 suara.

Dengan hasil ini, persentase kemenangan Panca-Ardani yakni 63,5 persen, sementara Ilyas-Endang 36,5 persen.

Sehari sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengimbau para paslon yang bertarung pada Pemilu di tujuh kabupaten kota di Sumatera Selatan tidak menggelar pawai kemenangan.

“Bagi paslon yang telah menerima hasil Pilkada atau sudah merasa menang, tidak boleh ada pawai,” kata anggota Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI Rahmat Bagja saat menyambangi sekretariat Bawaslu Ogan Ilir di Indralaya, Kamis (10/12/2020) lalu.

Larangan ini, kata Rahmat, karena saat ini masih masa pandemi Covid-19.

Dikhawatirkan, adanya kerumunan seperti pawai dapat menimbulkan klaster corona yang baru.

“Jadi cukup bikin acara di rumah saja dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Rahmat. (hen)

Komentar

Berita Lainnya