SANGGAU – Bupati Sanggau, Kalimantan Barat, Paolus Hadi berharap masyarakat di Bumi Daranante (julukan Sanggau) membeli produk-produk khas wilayah tersebut.
Ia sendiri memesan 1000 suvenir hasil karya para pengrajin. Ia minta dibuatkan gantungan kunci bermotif khas dengan tulisan “I Love You Sanggau,”
Tujuannya, agar ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Sanggau tumbuh dan berkembang.
“Belilah apa yang menjadi ciri khas kita, termasuk batik Sabang Merah. Saya juga mengimbau para PNS di Kabupaten Sanggau untuk menggunakan batik Sabang Merah paling tidak pada hari Kamis dan Jumat,” katanya saat membuka pelatihan kerajinan Kriya dengan pemanfaatan limbah kayu di Sanggau.
Hadir saat itu, Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Ny Arita Apolina Hadi, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sanggau Rizma Aminin, Camat Kapuas Jemain, Sekretaris Diskominfo Ade Wawan Januardi dan Kades Penyeladi Zainab serta sejumlah tamu lainnya.
Pelatihan yang digelar dua hari dari tanggal 7-8 itu diikuti sekitar 10 anggota kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Posok Desa Penyeladi.
Menurut Paolus Hadi meskipun di tengah pandemi, kreatifitas dan karya tidak boleh berhenti.
“Kelompok ini sudah cukup kreatif. Mereka banyak membuat inovasi. Tantangan mereka sekarang adalah bagaimana mereka punya tempat, etalase untuk menjual hasil kriya ini,” katanya.
Pria yang akrab disapa PH ini meminta pengrajin membuat souvenir kata-kata I Love You Sanggau tapi dengan sabang merah dasarnya.
”Saya pesan 1000 gantungan kunci khas Sanggau. Ini merupakan support kepada pengrajin yang merupakan anak-anak muda ini,” ujarnya. (*)











Komentar