TANJUNG SELOR – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) telah melakukan optimalisasi pelayanan hingga ke pelosok negeri. Salah satunya di pedalaman Kalimantan Utara (Kaltara) tepatnya di desa Laban Nyarit, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau.
Anggota Komisi VI DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus menjelaskan, dengan nilai investasi Rp1,5 milliar, pelanggan dari warga desa Laban Nyarit sudah bisa menikmati listrik selama 24 jam sehingga produktivitas warga setempat meningkat.
Dengan mengangkut material dari Tanjung Redeb, Berau, PLN berhasil membangun 1,3 Kilometer Sirkuit (Kms) Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan 3,03 Kms Jaringan Tegangan Menengah (JTM) serta gardu distribusi berkapasitas 1×50 kVA.
Untuk menuju ke desa Laban Nyarit diperlukan waktu tempuh tiga jam perjalanan darat dari Malinau dengan melewati jalan tambang batubara.
Sebelumnya, warga setempat di sana hanya handalkan penerangan di malam hari dengan menggunakan genset pribadi.
“Namun dengan hadirnya PLN, kini warga bisa dapat menikmati listrik dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” jelas Politisi PDI Perjuangan ini, Selasa (9/3/2021)
Dia menjelaskan, tidak adanya listrik membuat warga desa sulit beraktifitas pada siang dan malam hari.
Namun, PLN telah menemukan cara mengurai persoalan-persoalan listrik didesa tersebut.
Kini, siang hari maupun malam hari warga bisa tetap produktif, juga sudah bisa menikmati siaran televisi. Anak-anak pun bisa belajar dengan tenang tidak gelap lagi.
“Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pihak PLN yang telah berupaya tingkatkan kualitas layanannya,” kata pria yang akrab disapa bang Deddy ini.
Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kaltara, Nur Hakim mengatakan, proses untuk pelayanan listrik di desa Laban Nyarit telah dilakukan PLN sejak Desember 2020 yang lalu.
Dengan selesainya proyek listrik pedesaan di Laban Nyarit itu diharapkan masyarakat ikut menjaga aset kelistrikan disekitar rumahnya, misalnya dari pohon yg menjuntai, agar distribusi listrik selalu lancar.
Komitmen PLN untuk membawa terang hingga ke seluruh pelosok desa di Kalimantan Utara belum usai.
Saat ini terdapat 5 proyek listrik pedesaan yang tengah digarap pada tahun 2021.
“Kedepannya, PLN berharap seluruh proyek ini berjalan dengan lancar sehingga masyarakat diseluruh penjuru desa segera dapat menikmati listrik dari PLN,” pungkasnya.(*)











Komentar