JAKARTA – Nikita Mirzani angkat bicara terkait dorongan permintaan maaf usai mengkritik Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Puan Maharani yang mematikan mikrofon saat sidang Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Gema Puan Maharani Nusantara (GPMN), Ali Nugroho memberi waktu selama 1×24 jam kepada aktris film Comic 8 ini untuk meminta maaf dan mencabut kritikannya. Jika tidak ada tanggapan, GMPN akan melaporkan Nikita Mirzani.
“Are You Ready? Terlalu banyak bacot, sudah 1 x 24 jam nih,” tulis Niki, sapaannya, di Instagram Story, dikutip Sabtu (10/10/2020).
Niki menegaskan tak takut kepada GMPN yang akan melayangkan laporan untuknya.
“Siapa yang suruh suruh gue minta maaf? Siapa ? Ha ?! Emang bacot gue ngomong apa. Berarti udah tau dong ya kekuatan gue itu kayak gimana kalau gue harus terus terang sama 100 orang. Jangankan 100 orang, lebih dari itu gue berani. Sini kalau berani lawan gue satu-satu,” ucapnya dalam unggahan lainnya.
Niki mengklaim memiliki seribu jin untuk membantu permasalahan hukum selama ini.
“Tuh lo lihat, gue udah punya jin iprit, ini baru satu, belum seribu ya. Kalau sampai seribu seribunya gue turunin buat ngelawan lo pada ya, pada beruntusan biji lo tau enggak!!!,” tukasnya.
Niki sempat menuliskan kritik untuk ketua DPR, Puan Maharani, lewat postingannya di Instagram Story.
“Kenapa Ibu Puan Maharani matiin mikrofonnya? Kurang fair ketika orang sedang menyuarakan suaranya tapi tidak bisa didengar. Negara ini di bangun atas dasar Pancasila. Masih ingat gak Pancasila? Dari 1 sampai ke 5. Jangan sampai aku datangkan Tante Lala ni ke DPR RI,” katanya dari @nikitamirzanimawardi_17 pada Rabu (7/10/2020). (aku/sam)











Komentar