oleh

155 Santri Ponpes Syekh Hasan Yamani Positif Covid-19

POLMAN- Sebanyak 155 santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Hasan Yamani, di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, positif tertular virus Covid-19.

Dari hasil swab yang diumumkan Satgas Covid-19 Sulawesi Barat, Sabtu (7/11/2020), penularan virus di ponpes ini diketahui berawal dari sejumlah santri yang mengaku mengalami flu ringan hingga gangguan indra penciuman.

“Ya, keluhan flu biasa, kami tidak tahu apa jenisnya, yang jelas setiap santri yang sakit kami isolasi mandiri di ruang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Kemudian pada hari kedua, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Campalagian datang melakukan pemeriksaan, waktu itu tidak ada kejelasan apa penyakitnya, kemudian diputuskan santri kami dirapid atau swab,” kata Pimpinan Ponpes Syekh Hasan Yamani, Ustad Fahri Tajuddin, kepada Paceko.com, grup Siberindo.co, Minggu (18/11/2020).

Baca:   32 TKI di Arab Saudi Dipulangkan, Mayoritas Perempuan Korban Trafficking

“Pada hari Senin dan Selasa diadakan swab secara keseluruhan, dan hasilnya keluar pada dua hari lalu (Jumat) dan kemarin (Sabtu). Totalnya itu 155 sesuai yang diberitakan,” sambung Fahri.

Diakui Fahri, lantaran santri dan santriwati yang positif tertular corona tidak menunjukkan gejala, diputuskan untuk mengisolasi mereka di areal ponpes, agar lebih mudah ditangani.

Baca:   Gubernur NTT Viktor Laiskodat Positif, Dirawat di RSPAD

“Ini permintaan ponpes, kalau bisa diisolasi mandiri di pondok dengan alasan faktor psikologis anak agar lebih mudah ditangani. Apalagi tidak ada gejala,”  ungkapnya.

Kendati demikian, pihak ponpes sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah, agar santri dan santriwati yang tertular virus corona bisa segera sembuh.

“Mudah-mudahan ada perhatian lebih dari pemerintah, mungkin ada bantuan kesehatan untuk anak-anak, seperti vitamin, agar lebih cepat sembuh,” pinta Fahri.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Campalagian Hj Ramlah mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil sampel swab puluhan santri yang belum diketahui.

Baca:   Seorang Wisatawan di Lembang Reaktif Covid-19

“Masih ada sekitar 80 sampel swab yang belum keluar hasilnya. Ini kita masih menunggu, semoga tidak ada penambahan kasus,” ungkap Ramlah di tempat terpisah.

Berdasarkan pantauan wartawan, suasana di Ponpes Syekh Hasan Yamani pasca terjadinya penularan virus tampak lengang.

Nyaris tidak ada aktivitas seperti hari biasanya, selain penjagaan di pintu masuk kawasan ponpes yang semakin diperketat.

Untuk sementara, aktivitas belajar mengajar di ponpes ini, diliburkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Ratusan santri dan santriwati yang dinyatakan negatif telah dipulangkan. (thaya/sur/Paceko.com)

Komentar

Berita Lainnya