PEKANBARU — Pelantikan Amran Tambi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Riau periode 2026-2031 menandai dimulainya babak baru organisasi perantau Piaman di Riau.
Di balik seremoni itu, PKDP menyiapkan struktur organisasi yang menjangkau sejumlah daerah dan bidang untuk memperkuat konsolidasi hingga lima tahun mendatang.
Amran Tambi bersama jajaran pengurus DPW PKDP Riau dilantik Ketua Umum DPP PKDP John Kenedy Azis di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026) malam.
Pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan DPP PKDP Nomor 040/01-SK/DPP-PKDP/VIII/2026 tertanggal 8 Agustus 2026 oleh Sekretaris Jenderal DPP PKDP Irwandi.
Setelah itu, John Kenedy Azis melantik Amran beserta jajaran pengurus untuk menjalankan kepengurusan periode 2026-2031.
Namun, pekerjaan Amran tidak berhenti pada pelantikan.
Struktur baru PKDP Riau membawa sejumlah agenda yang harus diterjemahkan menjadi kerja organisasi, mulai dari penguatan keanggotaan, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, kepemudaan, hingga hubungan antara rantau dan ranah.
Salah satu pesan yang disampaikan John Kenedy adalah pentingnya konsolidasi antara pengurus pusat dan wilayah.
“Saya mengucapkan selamat kepada saudara Amran Tambi dan seluruh jajaran pengurus DPW PKDP Riau yang baru dilantik. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk memajukan organisasi kita di tingkat provinsi,” ujar John Kenedy.
Struktur Menjangkau Empat Wilayah
Upaya menata organisasi terlihat dari pembentukan empat koordinator daerah atau Korda yang membagi wilayah kerja PKDP Riau.
Korda I mencakup Pekanbaru, Kampar, dan Rokan Hulu.
Korda II meliputi Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti.
Korda III mencakup Bengkalis, Dumai, dan Rokan Hilir.
Adapun Korda IV meliputi Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.
Pembagian itu membuat kerja organisasi tidak hanya bertumpu pada kepengurusan di tingkat provinsi.
Struktur tersebut sekaligus menjadi instrumen untuk menjangkau masyarakat Piaman di berbagai daerah di Riau.
Tantangannya adalah memastikan struktur tersebut tidak berhenti sebagai daftar nama dalam surat keputusan.
Pengurus di setiap wilayah harus mampu menghidupkan organisasi dan membangun komunikasi dengan anggota.
Amran mengatakan dirinya bersama seluruh pengurus akan menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum DPP PKDP, Bapak John Kenedy Azis, atas kehadirannya dan pelantikan ini. Kepercayaan yang diberikan ini akan kami emban dengan penuh tanggung jawab,” kata Amran.
Mantan Ketua DPW Generasi Muda Pariaman Riau (Gempar) itu mengatakan pengurus akan berupaya memperkuat persaudaraan masyarakat Piaman di perantauan sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan kampung halaman.
“Semangat kekeluargaan dan kebersamaan adalah modal utama bagi PKDP dalam memajukan daerah,” ujarnya.
Dari Pendidikan hingga Ekonomi
Penataan kekuatan PKDP Riau juga terlihat dari pembagian bidang kerja dalam kepengurusan baru.
Sejumlah bidang disiapkan untuk menangani isu yang bersentuhan langsung dengan kehidupan anggota dan masyarakat.
Di antaranya bidang organisasi dan keanggotaan, adat dan syarak, pendidikan dan SDM, ekonomi dan UMKM, hukum, advokasi dan LBH, kebudayaan dan kesenian, tenaga kerja dan pemberdayaan, serta iptek dan publikasi.
Ada pula bidang diklat dan perkaderan, kepemudaan dan olahraga, pemberdayaan perempuan dan anak, serta hubungan rantau dan ranah.
Struktur tersebut menunjukkan bahwa PKDP Riau mencoba memperluas ruang kerja organisasi.
Persoalannya kemudian adalah bagaimana setiap bidang dapat menerjemahkan struktur itu menjadi program yang konkret.
Amran akan menjalankan roda organisasi bersama Ketua Harian Drs. H. Martius Busti, MM., MH., Sekretaris H. Roni Amriel, SH., MH., dan Bendahara Donny Adelino, ST.
Rantau dan Ranah
Salah satu bidang yang mendapat tempat khusus adalah hubungan rantau dan ranah.
Bidang tersebut dipimpin Kombes Dr. H. Azuar sebagai wakil ketua dan Feri Tanjung sebagai wakil sekretaris.
Kehadiran bidang ini memperlihatkan bahwa orientasi PKDP Riau tidak hanya diarahkan pada konsolidasi masyarakat Piaman di Riau.
Hubungan dengan daerah asal juga menjadi bagian dari agenda organisasi.
Amran mengatakan PKDP Riau akan berupaya mempererat persaudaraan antarperantau Piaman serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kampung halaman.
Di titik inilah kepengurusan baru akan diuji.
Organisasi harus mampu menjaga hubungan sosial sesama perantau sekaligus membangun kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat.
Lima Tahun Menentukan
Kepengurusan Amran Tambi memiliki waktu lima tahun untuk membuktikan apakah struktur yang telah disusun mampu bekerja secara efektif.
Konsolidasi organisasi, penguatan kepengurusan di daerah, pemberdayaan anggota, serta hubungan rantau dan ranah menjadi sejumlah pekerjaan yang menanti.
John Kenedy menegaskan seluruh jajaran harus terus bersinergi dalam menjalankan visi dan misi PKDP.
Pelantikan di Hotel Aryaduta Pekanbaru akhirnya bukan sekadar penanda pergantian kepemimpinan.
Bagi PKDP Riau, acara tersebut menjadi titik awal untuk menata kembali kekuatan organisasi hingga 2031.
Kini, tantangannya berada di tangan Amran Tambi dan seluruh jajaran pengurus: memastikan struktur yang telah dibentuk tidak hanya terlihat kuat di atas kertas, tetapi benar-benar bergerak di lapangan. ***
-
Amran Tambi
-
PKDP Riau
-
Pelantikan PKDP
-
Konsolidasi Perantau Piaman
-
PKDP Riau 2026-2031










