oleh

Mesti Irit di Pandemi Covid-19

JAKARTA – Pandemi Covid-19 di dunia khususnya Indonesia berdampak kepada Perekonomian masyarakat selama empat bulan belakangan ini terdampak akubat pandemi Covid-19.

Hal ini menuntut masyarakat untuk mengubah beberapa kebiasaan dalam hidup mereka. 

Pesinetron dan pengusaha kecantikan Ade Fitrie Kirana juga menyarankan masyarakat untuk bisa beradaptasi dengan gaya hidup baru.

Salah satu gaya hidup baru yakni tidak menggunakan uang berlebihan dan tetap menjaga kestabilan ekonomi untuk diri mereka sendiri dan keluarga.

“Kita semua mesti mengubah kebiasaan berbelanja berlebihan. Prioritaskan kebutuhan yang mendesak dulu. Dan tunda belanja yang kurang diperlukan,” kata Ade Fitrie Kirana seperti dikutip Warta Kota, Jumat (7/8/2020).

Permintaan Ade untuk masyarakat mengubah gaya hidupnya, karena keadaan sulit masih terasa di tengah pandemi covid-19.

Ade juga mengimbau untuk menyisihkan pendapatan untuk dana darurat saat keadaan benar-benar membutuhkan. 

“Walaupun mengubah kebiasaan sangat sulit terutama bagi wanita. Tapi ini tetap harus diterapkan dalam kondisi seperti ini,” ucapnya.

Menurut bintang sinetron ‘Raden Kian Santang’ itu, salah satu cara agar tetap bisa berbelanja dikala pandemi ini adalah mengejar potongan harga atau diskon dalam membeli produk. 

“Hal ini setidaknya dapat menyelamatkan sedikit uang kita dari pemborosan,” ungkapnya.

Ade mengatakan bahwa ia melakukan adaptasi dalam bisnis kecantikannya AFK Beauty Skin Care dengan memberikan diskon pada setiap minggunya 

“AFK Beauty Skincare kini memberikan diskon tiga kali dalam satu minggu, ada ManDay di hari Senin, Ladies Way Out di hari Rabu, dan Barakallah Friday di hari Jumat,” jelasnya.

“Selain itu, ada banyak juga promosi-promosi spesial yang biasa diadakan di hrai-hari besar,” tambahnya.

Diskon yang diberikan oleh AFK Beauty Skincare tidak tanggung-tanggung, bisa sampai 25% untuk pembelian all products dan all treatment.

Ade Fitrie Kirana mengatakan bahwa langkahnya memberikan diskon pada penjualan produknya, ia ingin memenuhi keinginan masyarakat untuk membeli produknya.

“Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kestabilan ekonomi masyarakat Indonesia yang tentunya dimulai dari masyarakatnya itu sendiri,” ujar Ade Fitrie Kirana.(arl)

Komentar

Berita Lainnya