TLU–Warga di sekitaran RT 18, Jalan Cendana, Gang 5B, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Kecamatan Sungai Kunjang, mengaku sudah tak tahan dengan bau yang ditimbulkan dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) di lingkungan mereka.
Warga pun mempertanyakan keseriusan Pemkot Samarinda, untuk membantu memindahkan TPS tersebut.
“Kami diminta bersabar, tapi kapan realisasinya. Sudah puluhan tahun kami mencium bau sampah,” ujar Ketua RT 18 TLU Didin kepada Sapos.
Warga mengaku sudah tak sabar. Didin menyinggung upaya pemkot memindahkan TPS di jalan-jalan utama, dengan alasan untuk menjaga kebersihan dan kerapian.
“Kami ini sudah lingkungan tak bersih, tak rapi, tiap hari, 24 jam harus mencium bau sampah,” tutur Didin.
Bahkan Didin menantang pejabat Pemkot Samarinda, untuk datang ke lingkungannya.
“Kalau tahan, mari kita sama-sama duduk di depan rumah saya. Silakan cium sendiri baunya. Bayangkan, kami di sini tiap hari harus begitu (mencium bau sampah – red),” kata Didin.
“Pintu rumah tak bisa terbuka. Mau beribadah pun tak nyaman begini. Kami bukan mengada-ada meminta agar TPS ini dipindah. Kalau mau tau baunya, pejabat pemkot terkait jadi kami sebentar saja,” kata Didin mengakhiri. (rin)











Komentar