JAKARTA–Kapal TNI AL John Lie menangkap sinyal darurat yang dikirimkan kapal berbeda Singapura ST Katharinen. Sinyal itu memberi tahu ada seorang ABK yang terjatuh ke laut.
Kapal TNI AL John Lie yang mendapat informasi itu segera bergerak melakukan evakuasi. Seperti dikutip dari akun instagram Koarmada 1, peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/5) dinihari.
“TNI AL, KRI John Lie-358 yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Rafael Dwinatu AP, melaksanakan SAR terhadap seorang ABK ST Katharinen yang jatuh ke laut, Man Over Board (MOB) di laut Natuna Utara,” demikian dikutip dari Koarmada I, Minggu (9/5)
ST. Katharinen, mengirimkan sinyal Distress “Mayday… Mayday… Mayday…” menginformasikan ada salah seorang ABK jatuh ke laut, Man over board (MOB) saat dalam pelayaran dari Rusia tujuan Malaysia di perairan ZEEI (7 NM di dalam Landas Kontinen) Laut Natuna Utara sekitar pukul 00.15 WIB.
Saat menerima sinyal itu, langsung melaksanakan pengeplotan dan segera menuju lokasi yang dimaksud. Dalam waktu dua jam KRI John Lie-358 tiba di lokasi. selanjutnya melaksanakan prosedur pencarian dan pertolongan (SAR) dengan metode “Rectangular Search Pattern”.
“Korban yang bernama Avoldin Artem (22) akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah terapung selama kurang lebih 8 jam, yang kemudian diserahkan kembali ke kapal ST. Katharinen,” demikian keterangan Koarmada.(*)











Komentar