JAKARTA – Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan (2014-2019) yang pekan lalu sempat “dikeroyok” orang-orang yang pro ekspor benur, kini viral lagi. Tapi, tak ada sangkut paut dengan urusan lobster yang menyeret menteri penggantinya ke balik terali, melainkan soal sosok pribadinya.
Bermula dari unggahan foto di akun twitternya, Selasa (8/12/2020) yang diberinya keterangan: “Hasil Jepretan Tim Kumparan untuk Hari Ibu 22 Desember 2020 .. ternyata saya jadi kelihatan lebih cantik.”
Sejurus kemudian warganet pun meresponnya dengan berbagai komentar tertulis, gambar, dan simbol emosi.
Dalam tempo delapan jam, hampir dua ribun akun mengomentari postingan Susi. Pada saat yang sama unggahan itu dibagikan lebih 12 ribu kali dan disukai oleh lebih 33 ribu akun. Isinya macam-macam. Ada yang serius, pujian, jenaka, yang memohon, dan ada pula yang malah nebeng iklan produk/jasa.
Akun @kikyIII menulis komentar, “Bu Susi emang cantik banget. Fotografer nya juga pinter jepret jadi makin terpancar kecantikannya.”
Ada pula yang bernada menyindir pihak lain. “Beda, wajah yang orang makan hasil laut dan orang yang makan uang rakyat. Sangat berbeda sekali. Sehat selalu ya bu,” komentar @PRA_P.
“Kerutan di wajah tak memudarkan cantikmu justru menambah keanggunan karena ibu menua dengan indah,” tulis yang lain.
Sedangkan @Stpa_201 mengunggah komentar, “Foto ini membawa imaginasi. Ibu laksana panglima Keumala Hayati. Senyumnya menandakan kebahagiaan yang tiada tara, seakan Bu Susi menunjukkan bahwa saat ini berada di fase paling nyaman. Sehat terus Bu. ”
Akun @Lariketimur mengirim ulang foto yang sama, tapi dalam format hitam-putih. “Izin edit b&w (black & white) Bu. Jangan ditenggelamkan,” tulisnya.
Sementara @bbramastya mengirim lukisan digital Susi sambil mencantumkan komentar: “Cantik banget Bu!!! Saya coba gambar supaya tidak ditenggelamkan masa lalu,” candanya.
Ada pula komentar dari tetangga. Setidaknya, begitulah pengakuan @Caswan_P lewat unggahannya. “Ibu memang cantik. Saya sudah dua tahun bermukim di Pangandaran bahkan sudah KTP Pangandaran. Tapi belum bisa jumpa ibu, padahal rumah saya di Wonoharjo. Cuma bisa bolak balik depan rumah ibu…mudah mudahan bisa ketemu ya Bu..”
Sampai tulisan ini diunggah, belum ada komentar balik Susi. (yp)











Komentar