oleh

Kerap Dibakar Untuk Buka Lahan, Hutan di Kaki Gunung Kerinci Gundul

3KERINCI – Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat di Kaki Gunung Kerinci kian mengkhawatirkan, pasalnya masyarakat selalu menemukan adanya warga yang membuka lahan baru dengan merambah hutan.

Bahkan, sejumlah warga dan tokoh masyarakat yang tinggal di Kayu Aro, mengaku khawatir akan dampak dari mulai gundulnya hutan di bawah kaki gunung Kerinci.

Tidak hanya itu, seorang pemuda berdiri di simpang Tugu Macan atau pintu masuk ke Gunung Kerinci, Kersik Tuo. Aksi pemuda tersebut sempat heboh saat diunggah di salah satu akun Facebook Sri Devi, pemuda tersebut berdiri sambil memegang kertas karton yang bertuliskan “Gunung Kerinci Tidak Baik-baik Saja Stop Penebangan Liar”.

Agus salah seorang pecinta alam kabupaten Kerinci, mengatakan bahwa memang sudah mengkhawatirkan hutan di kaki Gunung Kerinci Karena Setiap harinya selalu ada aktifitas membuka lahan baru.

“Sudah lama kejadian ini, tapi terkesan dibiarkan aktifitas penebangan liar, padahal dampak terhadap lingkungan buruk,” ungkapnya.

Dia minta kepada pihak terkait untuk mengambil langkah cepat dalam menyelamatkan hutan di kaki gunung Kerinci, karena bila dibiarkan menimbulkan bencana bagi masyarakat setempat.

“Jangan sampai sudah terjadi bencana baru bertindak, dari sekarang melakukan pencegahan, harus ditindak yang melakukan penebangan hutan dalam kawasan TNKS,” pintanya.

Sedangkan Tokoh Masyarakat Kayu Aro yang juga Anggota DPRD Kerinci, Reno Efendi, saat dikonfirmasi (07/03) kemarin, mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak terhadap aktifitas penebangan liar dikaki gunung Kerinci.

“Kewenangan urusan masalah kehutanan menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, sehingga dinas kehutanan kabupaten tidak ada lagi sekarang,” jelasnya.

Dirinya berharap persoalan Hutan di kaki Gunung Kerinci tersebut dapat menjadi perhatian Provinsi, terutama bagi anggota DPRD provinsi Dapil Kerinci-Sungai Penuh.

“Kami berharap besar kepada para DPRD provinsi khusus dapil Kerinci sungai penuh untuk menyampaikan masalah penebangan hutan yang sudah amat parah ini kepada gubernur, agar segera di tertibkan, atau gimana solusinya, apa menunggu bencana dulu seperti Sinabung atau Merapi baru ada perhatian, Itu jelas-jelas tugas mereka pemerintah provinsi,” tambahnya.

Selain itu, peran besar Balai Besar TNKS bawahan kementerian Lingkungan. (*)

Komentar

Berita Lainnya