oleh

Mobil Bioskop Keliling Bertahun-tahun Mubazir

PAGARALAM – Bioling atau mobil bioskop keliling untuk menyampaikan informasi dan dapat digunakan sebagai bioskop keliling, kini tak lagi berfungsi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Cholmin SPd melalui Kepala Bidang Kebudayaan Tarmizi MM mengakui perihal bioling tersebut.

Ia menjelaskan bioling itu dalam keadaan rusak, sudah lama tidak bisa dioperasikan.

“Kami sudah berupaya memfungsikan dan kami sangat menginginkan agar mobil tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” katanya, Rabu (6/1/21).

Bioling tersebut sudah terparkir tahunan di depan rumah pribadi seorang pejabat di Pagaralam.

Mobil itu adalah aset daerah, yang harusnya dapat digunakan untuk masyarakat yang jauh dari akses internet. Ia juga bisa jadi media informasi visual bagi untuk masyarakat yang jauh dari perkotaan.

Bus bioling itu dilengkapi berbagai fasilitas guna menunjang penyebaran informasi dan kemajuan perfilman di Indonesia sampai ke pelosok negeri.

Ada peralatan bioskop, atau peralatan pemutar film yang sudah lengkap dan memenuhi standar untuk pemutaran di luar ruang.

Baca Juga:   Satgas Covid-19 Bubarkan Pesta Perkawinan di Desa Napalan

Penggiat seni budaya setempat, Tado Basri sangat menyayangkan telantarnya bioling tersebut.

Menurutnya, di masa Pandemi Covid-19 seperti ini bioling sangat efektif untuk menyampaikan informasi ke masyarakat di dusun-dusun dan pelosok Pagaralam.

Apalagi, katanya, Kota Pagaralam merupakan satu-satunya kota di Provinsi Sumatera Selatan, yang punya bioling.

“Sangat disayangkan jika mobil tersebut ditelantarkan dan terkesan tidak dirawat sampai bertahun-tahun,” katanya

Seharusnya, tambah dia, mobil tersebut tak ditempatkan di rumah pribadi, melainkan di tempat parkir aset yang sudah disiapkan Pemkot Pagaralam.

Dia menyayangkan, bioling ini peruntukannya tidak sesuai dengan Nawacita Presiden dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sebagaimana saat peresmiannya November 2018.

“Mobil bioling ini merupakan implementasi Nawacita Bapak Jokowi, yaitu janji beliau untuk memberikan akses kepada masyarakat yang tak punya akses untuk menonton film yang mencerdaskan bangsa,” tandasnya. (Kliksumatera.com)Mobil Bioskop Keliling Bertahun-tahun Mubazir

Baca Juga:   Qatar Jajaki Peluang Investasi Bidang Pertanian di Musi Banyuasin

PAGARALAM – Bioling atau mobil bioskop keliling untuk menyampaikan informasi dan dapat digunakan sebagai bioskop keliling, kini tak lagi berfungsi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Cholmin SPd melalui Kepala Bidang Kebudayaan Tarmizi MM mengakui perihal bioling tersebut.

Ia menjelaskan bioling itu dalam keadaan rusak, sudah lama tidak bisa dioperasikan.

“Kami sudah berupaya memfungsikan dan kami sangat menginginkan agar mobil tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” katanya, Rabu (6/1/21).

Bioling tersebut sudah terparkir tahunan di depan rumah pribadi seorang pejabat di Pagaralam.

Mobil itu adalah aset daerah, yang harusnya dapat digunakan untuk masyarakat yang jauh dari akses internet. Ia juga bisa jadi media informasi visual bagi untuk masyarakat yang jauh dari perkotaan.

Bus bioling itu dilengkapi berbagai fasilitas guna menunjang penyebaran informasi dan kemajuan perfilman di Indonesia sampai ke pelosok negeri.

Ada peralatan bioskop, atau peralatan pemutar film yang sudah lengkap dan memenuhi standar untuk pemutaran di luar ruang.

Baca Juga:   Belum Genap Dua Tahun, Jalan Sudah Jadi “Kubangan Kerbau”

Penggiat seni budaya setempat, Tado Basri sangat menyayangkan telantarnya bioling tersebut.

Menurutnya, di masa Pandemi Covid-19 seperti ini bioling sangat efektif untuk menyampaikan informasi ke masyarakat di dusun-dusun dan pelosok Pagaralam.

Apalagi, katanya, Kota Pagaralam merupakan satu-satunya kota di Provinsi Sumatera Selatan, yang punya bioling.

“Sangat disayangkan jika mobil tersebut ditelantarkan dan terkesan tidak dirawat sampai bertahun-tahun,” katanya

Seharusnya, tambah dia, mobil tersebut tak ditempatkan di rumah pribadi, melainkan di tempat parkir aset yang sudah disiapkan Pemkot Pagaralam.

Dia menyayangkan, bioling ini peruntukannya tidak sesuai dengan Nawacita Presiden dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sebagaimana saat peresmiannya November 2018.

“Mobil bioling ini merupakan implementasi Nawacita Bapak Jokowi, yaitu janji beliau untuk memberikan akses kepada masyarakat yang tak punya akses untuk menonton film yang mencerdaskan bangsa,” tandasnya. (Kliksumatera.com)

Komentar

Berita Lainnya