oleh

Mensos Risma Cuma Memetakan Persoalan, Bukan Sindir Pak Anies!

JAKARTA – Aksi blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui tunawisma di sejumlah titik di Jakarta bukan untuk menyindir kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Hal itu diutarakan pengamat komunikasi politik, Ari Junaedi dalam keterangannya, Jumat (8/1).

Ari meyakini bahwa gebrakan Risma itu semata-mata demi menjalankan tugas sebagai menteri yang memang berhubungan dengan nasib orang miskin, orang terlantar dan gelandangan.

Baca:   Ribuan Wisatawan Tiongkok Kunjungi Jakarta di Tengah Pandemi  

“Jadi, saya memandangnya tidak demikian (langkah Risma sindiran bagi Anies),” jelasnya.

Alasan lain, kata dosen di Universitas Indonesia itu, persoalan sosial dan kemiskinan tidak hanya ada di Jakarta. Permasalahan PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) juga terjadi di kota-kota lain seperti Surabaya dan Medan.

“Karena itu, apa yang dilakukan Tri Rismaharini hanyalah memetakan persoalan,” kata Ari.

Baca:   MUI Telah Selesai Kaji Kehalalan Vaksin Covid-19

Dia juga meyakini, gebrakan mantan wali Kota Surabaya tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat bawah. Terlebih, figur Risma selama ini memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang senang turun ke bawah.

Ari menganalogikan DNA Risma sejak menjadi wali Kota Surabaya adalah turba atau turun ke bawah.

“Jadi, upaya-upaya yang dilakukan Risma saya kira sangat penting. Mengingat dia adalah personel kabinet terbaru yang mewarisi kepemimpinan di kementerian yang korup,” pungkas Ari. (jpn/sam)

Komentar

Berita Lainnya