TANJUNGPINANG – Puluhan petugas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri diganti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang.
Puluhan petugas yang diganti itu merupakan petugas pemilihan seperti PPK, PPS, KPPS, dan Linmas yang positif Covid-19.
Selain petugas yang positif Covid-19, KPU juga mengganti petugas yang tidak bersedia di-rapid test dan dilakukan swab.
“Ada 43 orang yang kita ganti seperti orang yang tidak mau rapid, orang yang udah rapid tapi tidak mau swab, dan yang positif Covid-19,” kata Muhammad Yusuf Mahidi Komisioner KPU Kota Tanjungpinang, Senin (7/12).
Yusuf juga mengungkapkan, 43 petugas pengganti kini tengah menjalani rapid test di Rumkital Dr Midiyato Suratani, Tanjungpinang.
“Jadi petugas pengganti kita rapid di Rumah Sakit Angkatan Laut,” ungkapnya.
Meski terdapat petugas yang positif Covid-19, Yusuf mengaku tetap optimis target partisipasi masyarakat mencapai 75 persen
“Kami sudah siap menyelenggarakan Pemilu, masyarakat harus berpartisipasi karena kami menyiapkan dan kami menjamin rasa nyaman di TPS itu,” ucapnya.
Ia juga meminta agar masyarakat hadir sesuai waktu yang tertera di formulir C6 pemberitahuan untuk menghindari kerumunan di TPS.
“Jam itu hanya untuk mengurai kerumunan, kalau mereka tidak sempat mereka boleh datang sampai jam 1,” tambahnya.
(nuel)










Komentar