SERDANG BEDAGAI – Warga Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai dan Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara mengeluhkan kerusakan jalan Lintas Timur. Tepatnya di Dusun X Desa Kotapari Pantai Cermin.
Jalan penghubung antar kabupaten selama ini tak kunjung mendapatkan perhatian dari instansi terkait, baik dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Jalan ini sudah lama rusak tapi belum mendapatkan perhatian. Padahal kondisinya sangat parah sekali,” tutur Sucipto (46) seorang pengguna jalan, Rabu (6/10/2022).
Menurutnya, kerusakan jalan penghubung tersebut juga sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang dan berkerikil
”Ginilah kondisi jalannya. Kalau siang, kita harus ekstra hati-hati. Kalau malam sering kecelakaan. Pengguna jalan sering terperosok. Saya berharap Pak Gubsu Eddy Rahmayadi segera tanggap sebelum banyak Korban,” kata Sucipto.
Hal serupa juga dikeluhkan Wati (37), warga Desa Binjai Bakong, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.
Pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalan ini berharap pemerintah Provinsi segera mengambil tindakan dan langkah langkah perbaikan.
”Ya Allah saya kalau melintas di jalan ini harus ekstra hati-hati karena membahayakan sekali. Saya pernah hampir terjatuh dari sepda motor,” ujarnya.
Padahal, kata ibu dua anak ini, jalan Lintas Timur Sumatera ini merupakan akses jalan menuju lokasi wisata Pantai Cermin dan Pantai Labu, dan banyak pengunjung datang ke sini berlibur daerah.
“Ini kan menambah Pendapatan Asli Daerah kenapa jalannya tidak diperbaiki,” ucapnya.
Hal senada disampaikan warga ditiga desa di Kecamatan Pantai Cermin. Mereka menginginkan segera adanya perbaikan jalan tahun ini.
Apalagi Kecamatan Pantai Cermin merupakan daerah pariwisata Yang berkontribusi besar menambah pendapatan daerah.
Pantauan di lokasi, kondisi jalan ini sangat parah. Tiga Desa yang letaknya di sebelah timur ini berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang, yakni Desa Kota Pari, Desa Pantai Cermin Kiri dan Desa Kuala Lama semakin terisolir.
Sepanjang jalan banyak ditemui ruas bergelombang dan berlubang bahkan diameternya mencapai 3 meter.
Kondisi ini sangat kontras dengan wilayah lain yang berada di sekitar jalan Lintas timur Propinsi.
Kepala Desa Kotapari Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, M.Khoir akrab disapa Dolah Rabu (6/10/2021) mengungkapkan jalan rusak sepanjang 3000 meter.
“Mulai dari Dusun X Pematang Kelip sampai Dusun VI, seperti sungai kering kondisi ini sudah sering kami sampaikan namun belum juga ada tanggapan,” ujar Kades Dolah.
Dolah menambahkan kondisi jalan Lintas Timur merupakan wewenang pemerintah Propinsi Sumatera Utara setelah diambil alih dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.
Sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Serdang Bedagai.
“Bahkan melalui Anggota DPRD Sumatera Utara, untuk mengusulkan ke Dinas PUPR Provinsi agar tahun ini segera diperbaiki,” kata M Khoir.
Dolah menyebutkan, terakhir dilakukan pengaspalan jalan pada tahun 2013 lalu karena jalan ini masih tanggung jawab pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.
Namun setelah jalan ini diambi alih Pemerintah Propinsi Sumatera Utara hingga sekarang kondisi jalan ini tidak pernah tersentuh perbaikan. (teritorial24.com/anwar)











Komentar