oleh

Misi Tersembunyi Cina Berhasil, Rahasiakan Pesawat Ulang-Alik

JAKARTA – Kabar terakhir yang diterima, pesawat angkasa Cina itu diluncurkan ke orbit pada Jumat (4/9) dengan menggunakan Long March 2F. Jenis roket pembawa pesawat ruang angkasa Shenzhou pada misi berawak dan tanpa awak selama bertahun-tahun akhirnya sampai ke daratan dengan selamat pada Minggu (6/9).

Cina sendiri sudah membangun stasiun ruang angkasa bernama Tiangong, yang memiliki arti Istana Surgawi. Stasiun itu diklaim dapat mengakomodir tiga astronot dalam keadaan normal dan hingga enam selama penggantian awak.

Melansir Space Daily, stasiun ruang angkasa Tiangong diperkirakan akan selesai sekitar tahun 2022. Stasiun itu direncanakan akan beroperasi di orbit rendah Bumi pada ketinggian dari 340 km hingga 450 km selama lebih dari 10 tahun guna mendukung percobaan ilmiah, teknologi, dan aplikasi berskala besar.

Wakil kepala perancang stasiun ruang angkasa dari Cina Academy of Space Technology (CAST), Zhu Guangchen mengatakan ukuran laboratorium ruang angkasa Tiangong-1 dan Tiangong-2 seperti apartemen satu kamar.

Baca Juga:   Cina Kembali Bikin Heboh, Kali ini Uji Klinis Manfatkan Serangga

Sedangkan stasiun ruang angkasanya setara dengan apartemen dengan tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dan ruang penyimpanan. Modul inti stasiun yang bernama Tianhe dikabarkan memiliki panjang total 16,6 meter dengan diameter maksimum 4,2 meter dan massa lepas landas 22,5 ton. Modul inti Tianhe akan menjadi pusat manajemen dan kontrol dan ruang hidup utama kru, dan akan mendukung beberapa percobaan ilmiah dan teknologi.

Baca Juga:   Cina Kembali Bikin Heboh, Kali ini Uji Klinis Manfatkan Serangga

Melansir Xinhua, kapsul lab kedua bernama Mengtian memiliki fungsi yang mirip dengan kapsul lab pertama. Kapsul itu dilengkapi dengan ruang airlock khusus untuk mendukung masuk dan keluarnya kargo dan instrumen dengan bantuan astronot dan senjata mekanik. (oke/sep)

Komentar

Berita Lainnya