oleh

Mengharukan, Keluarga Hanya Bisa Menangis di Atas Pusara

POLMAN – Suasana haru mewarnai proses pemakaman pria berinisial HH (40) di tempat pemakaman umum (TPU) desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Salah seorang kerabat yang mengenakan alat pelindung diri, tampak tak kuasa menahan tangis kesedihan, sambil memeluk pusara almarhum.

Almarhum, semasa hidup adalah seorabg dosen, dimakamkan sesuai protokol Covid-19, lantaran meninggal dalam kondisi tertular virus corona.

Baca Juga:   Ini Daftar Terbaru Wilayah PPKM Level 1, 2, & 3 Jawa-Bali, Anda di Mana?

Ia meninggal Jumat pagi, setelah beberapa hari jalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Menurut keluarga tidak ada penyakit, cuma dirawat dua hari di rumah sakit, dan divonis covid.

Pihak keluarga mengatakan bukan, cuman hasil dari laboratorium rumah sakit, tetap kita laksanakan sesuai protokol kesehatan,“ kata Kepala Desa Ugi Baru, H Haeril Anwar kepada Paceko.com grup Siberindo.co di lokasi pemakaman, Jumat (05/03/2021).

Baca Juga:   Berikut 25 RW di Jakarta  yang Berstatus Zona Rawan Covid 

Semasa hidup, almarhum diketahui beralamat di Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Proses pemakaman dilangsungkan di Kabupaten Polewali Mandar atas permintaan pihak keluarga, setelah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat, dan menyatakan bersedia mematuhi protokol kesehatan.

“Di sini kebetulan ada keluarga besar almarhum, jadi pihak keluarga meminta dimakamkan di sini,” ujar Haeril.

Baca Juga:   Neymar Mulai Berlatih Tapi Secara Tertutup

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Sulawesi Barat, tertanggal 05 Maret 2021, jumlah pasien penderita Covid-19 di daerah ini telah mencapai 5285 orang, dengan jumlah kematian mencapai 106 orang. (thaya/sur)

Komentar

Berita Lainnya