oleh

Kondisi Donald Trump Sempat Memburuk, Kadar Oksigen Menurun

JAKARTA – Kondisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat memburuk. Kadar oksigen dalam darah Trump dan sempat mengalami demam tinggi saat menjalani perawatan di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed akibat terpapar Covid-19.

Menurut Dr. Sean P. Conley, Trump telah menerima dua dosis obat antivirus Remdesivir, serta obat steroid deksametason, yang digunakan untuk kasus parah.

Kondisi presiden, lanjut dia, memburuk dari yang dilaporkan sebelumnya. Namun Conley menyebutkan bahwa kondisi Trump pada Minggu membaik.

Trump selama ini seringkali meremehkan risiko pandemi Covid-19, yang telah menginfeksi 7,4 juta warga Amerika, menelan lebih dari 209.000 korban jiwa dan menyebabkan ekonomi babak belur yang berujung pada hilangnya jutaan pekerjaan.

Baca Juga:   14 RS TNI Telah Terima Alat PCR, Simak Penjelasan Jenderal Andika

Dua anggota staf Gedung Putih terbukti positif Covid-19 beberapa pekan lalu dan ajudan pribadi Trump, Nicholas Luna, juga terinfeksi virus corona, menurut sumber yang mengetahui kondisi tersebut.

Ditanya mengenai pemeriksaan apa yang mengungkapkan kondisi paru-paru Trump, Conley menjawab: “Ada sejumlah temuan perkiraan, namun tidak ada masalah klinis yang berarti.”

Tanggapan Conley menunjukkan bahwa sinar X mengungkapkan tanda-tanda pneumonia (radang paru-paru), kata Dr. Amesh Adalja, spesialis penyakit menular di Universitas Johns Hopkins.

Baca Juga:   Kematian Akibat Covid-19 Terus Bertambah, Warga Diminta Tidak Abaikan Prokes

“Temuan yang diprediksikan yaitu Trump terbukti mengalami pneumonia dalam sinar X. Jika itu normal mereka akan dikatakan normal,” pungkas Adalja. (ant/jpn/sam)

Komentar

Berita Lainnya