oleh

SMSI Sumut Sambangi Rumah Cantika dan Cindy

MEDAN – Cantika Cian Patrecia Rajagukguk dan Cindy Meisya Putri Rajagukguk yang terpaksa putus sekolah karena Pandemi Covid-19 mendapat perhatian dari pengurus  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). SMSI Pusat meminta pengurus SMSI sumut untuk menyambangi Cantika Cian Patrecia Rajagukguk dan Cindy Meisya Putri Rajagukguk sekaligus untuk memberikan bantuan, Sabtu (5/9/2020).

Sejumlah pengurus SMSI Cabang Sumut yang datang langsung menyerahkan bantuan paket sembako yang diterima pihak keluarga dan disaksikan Kepala Lingkungan setempat Lista Limbong. Saat itu yang datang adalah Ketua SMSI Ir Zulfikar Tanjung didampingi Pembina Ronny Purba, Wakil Ketua Drs H Agus Syafruddin Lubis, Sekretaris Erris Julietta Napitupulu, Bendahara Irma dan Seksi Hubungan Antar Lembaga Irwan Manalu.

“Ada berita di media anggota SMSI Sumut bahwa ada keluarga yang kondisinya sangat memprihatinkan di tengah pandemi Covid-19. Selain kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga anak-anaknya putus sekolah. Jadi, berinisiasi untuk datang sekaligus untuk mendorong masyarakat, terutama para pengambil kebijakan Gubernur Sumut dan Walikota Medan agar lebih peduli pada nasib warganya,” ujar Zulfikar Tanjung kepada seperti dikutip orbitdigitaldaily.com grub siberindo.co.

Selain itu, sambung Zulfikar persoalan pelik, warga tak mampu di tengah pandemi Covid-19, bukan hanya tugas pemerintah tetapi tanggungjawab bersama.

“Jangan dilihat materi bantuan kami, tetapi SMSI Sumut akan menggaungkan ini secara Nasional. Kami meminta para wartawan lebih gencar lagi menyuarakan kondisi masyarakat. Pemerintah bukan tak peduli, tapi mungkin belum terlihat. Jadi dibutuhkan kepedulian seluruh elemen,” kata Zulfikar.

Sementara, Erris Julietta Napitupulu menambahkan sesuai arahan Pengurus Pusat SMSI meminta SMSI Sumut agar turun langsung melihat kondisi keluarga Berkat Rajagukguk bersama 6 anaknya yang putus sekolah.

“Kami merasa iba dan tergugah melihat kondisi keluarga ini hingga putus sekolah ditengah pandemi. Sebagai ibu dapat merasakan kondisi seperti ini, ada bayi masih kecil, membutuhkan kasih sayang ibu. Apalagi SMSI Pusat berpesan kapada kami agar lebih memperhatikan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan sebagai naluri kemanusian,” sebut Erris.

Sementara itu mewakil pihak keluarga, Maha Rajagukguk didampingi Frengki Rajagukguk menyampaikan terimakasi atas kepedulian dan bantuan sosial SMSI Sumut.

“Kami terharu kedatangan pengurus SMSI Sumut untuk meringankan beban keluarga kami. Semoga SMSI selalu jaya menyuarakan nasib warga tak mampu,” ujar Maha. (*/arl)

Komentar

Berita Lainnya