SULBAR–Berbagai fasilitas baik gedung maupun inftrastruktur lainnya seperti jembatan ikut terrdampak gempa bermagnitudo 6.2 scala Richter yang mengguncang Mamuju dan Majene tiga pekan lalu.
Salah satu jembatan yang terdampak gempa meskipun hanya oprit jembatan yang turun yakni Jembatan Simpang Lima Kali Mamuju.
Pantauan banniq.id, grup Siberindo.co, Kamis (4/2/2021) sore, lalu lintas di area jembatan sempat macet saat tim Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulbar memasang alas besi beton di dua sisi jembatan yang turun akibat gempa.
”Tadi sempat macet saat kita pasangi alas besi ini. Selain pengguna jalan, banyak juga yang menonton waktu anggota benahi. Tapi sekarang sudah kembali normal dan bisa dilalui seperti biasa,” terang Kasi Preservasi BPJN Sulbar Ir H Ahmad saat memantau lokasi jembatan simpang lima Kali Mamuju.
Untuk pembenahan jangka pendek, lanjut Ahmad, pihak BPJN akan membuatkan plat yang kekuatannya dijamin dapat dilalui kendaraan bermuatan berat seperti biasa.
Kemudian untuk perencanaan konstruksi berikutnya, masih kata Ahmad, akan dibangun jembatan di lajur kiri berdampingan dengan jembatan sekarang.
”Di samping ini dulu bekas jembatan, ke depan kita akan bangun kembali, jadi nanti akan ada dua jembatan berdampingan lintasan dua jalur,” simpulnya.(samad)











Komentar