oleh

Cegah Covid-19 di Perkantoran, Polda Bengkulu Lakukan Rapid Test Antigen

BENGKULU – Upaya Mencegah penyebaran wabah Covid-19 klaster perkantoran terus dilakukan oleh Polda Bengkulu melalui Biddokkes Polda Bengkulu.

Kali ini upaya tersebut dilakukan dengan metode rapid test menggunakan antigen terhadap seluruh personel Polda Bengkulu yang dimulai dari 5 November sampai 2 Desember 2020 dengan total personel Polda Bengkulu yang dilakukan menjalani,

Kabiddokes Polda Bengkulu, Kombes Pol dr I G Diah Yamini Dariska mengatakan, dengan melakukan rapid tes antigen sekaligus melakukan pemetaan cluster perkantoran di Polda Bengkulu.

Rapid tes menggunakan antigen sedikit berbeda metodenya dengan rapid tes menggunakan darah. Rapid tes antigen mengambil cairan hidung untuk mengetahui protein suatu virus, hasilnya tetap akan sama dengan rapdi tes menggunakan darah, reaktif atau non reaktif. Jika terkonfirmasi reaktif, tetapi menunggu uji lab memastikan positif covid atau tidak.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Baru Positif Bertambah 4823, Jakarta dan Jabar Terbanyak

“Sekitar 1098 personel Polda Bengkulu kita lakukan rapid tes antigen. Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan, pemetaan cluster perkantoran lingkungan Polda Bengkulu,” jelas Kabid Dokes.

Dari hasil rapid yang sudah dilakukan, tidak lebih dari 10 persen personel terkonfirmasi reaktif dari hasil rapid tes. Tetapi Biddokes cepat melakukan tracing dalam satu kantor siapa saja yang berinteraksi dengan anggota reaktif tersebut. Bahkan tracing juga dilakukan sampai pihak keluarga. Isolasi diberlakukan kepada anggota yang terkonfirmasi reaktif.

Baca Juga:   Update Covid-19:Pasien Sembuh Lebih Banyak Ketimbang Kasus Positif Baru

“Data terakir tidak sampai 10 persen reaktif, persentase tidak banyak, karena kita langsung bertindak cepat menerapkan rapid, tracing dan treatmen,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kabid Dokkes mengatakan, belum berakirnya virus Covid-19 di Bengkulu membuktikan bahwa virus tersebut sangat berbahaya dan memang ada.

Tidak ada yang bisa memprediksi kapan virus tersebut berakhir. Cara cukup efektif menangkal virus tersebut tidak lain menerapkan prokes ketat, 3M, hindari kerumunan. Saat Pilkada pada 9 Desember nanti, Biddokkes Polda Bengkulu berharap masyarakat mengutamakan prokes saat memberikan hak suara di TPS.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Positif Baru Bertambah 4.634

“Kenapa belum ada tanda-tanda berhenti membuktikan virus ini memang ada. Untuk itu tetap utamakan prokes, 3M, ini kita imbau juga kepada seluruh personel Polda Bengkulu,”kata Kabid Dokkes. (*)

 

 

Komentar

Berita Lainnya