oleh

Pemerintah Dukung UMKM yang Berkembang di Tengah Pandemi

JAKARTA- Pemerintah akan mendukung sepenuhnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih berkembang di masa pandemi Covid-19. 

Demikian dikatakan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki, dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2020).

“Memang saat ini kita saat ini fokus terhadap UMKM yang masih bisa bertahan dan berkembang,” terangnya.

Baca Juga:   Terpergok Potong Dana BLT-UMKM, Empat Perangkat Desa Ditangkap

Menurut dia, UMKM yang dapat berkembang akan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah untuk tetap dapat tumbuh di masa saat ini. Indikator UMKM yang berkembang adalah masih terdapatnya permintaannya produknya di masyarakat atau meningkatnya jumlah produk yang dipesan oleh konsumen.

“Ini yang akan kita habis-habisan memberikan berbagai program seperti restruktrurisasi kredit bahkan sekarang KUR 0 persen yang dibawah Rp10 juta,” papar Teten.

Baca Juga:   46 Persen Koperasi Terkendala Permodalan di Pandemi Covid-19

Bagi UMKM yang tidak sanggup bertahan dalam pandemi saat ini, pemerintah sepakat memasukkan mereka dalam kelompok masyarakat kurang mampu baru dan akan diberikan bantuan sosial (Bansos).

Pertimbangan pemerintah tidak memberikan stimulus, karena berpotensi menambah beban berat pelaku UMKM yang tidak bisa bertahan tersebut.  Nantinya, bila diberikan permodalan dari bank, dikhawatirkan akan lebih memberatkan pelaku UMKM ketika ingin bangkit kembali pasca berlalunya Covid-19.

Baca Juga:   Ayo UMKM Manfaatkan Program Pinjaman PEN, Bunganya 7 Persen Per Tahun 

“Tidak bisa bertahan akan diberikan Bansos. Kita golongkan dalam kelompok miskin baru. Kalau kita kasih permodalan akan memberatkan mereka bangkit lagi,” demikian kata Menteri Teten. (sam) 

Komentar

Berita Lainnya