JAKARTA – Aktris Luna Maya belum lama ini terjatuh dari sepeda ketika gowes bareng teman-temannya di Bali. Akibatnya, artis cantik itu terluka di bagian pelipis dan lengan kanannya. Kejadian itu tak terhindari karena kondisi kakinya sedang cedera. Meski sudah merasa tidak kuat mengayuh pedal lantaran menahan sakit kakinya, tekad Luna tetap kuat untuk melanjutkan bersepeda.
“Sakit kaki ku, masukkin sepatu benar-benar sakit dan engga gerak. Terus aku cuma diem kayaknya engga bisa karena sudah nyut-nyut,” kata Luna Maya dalam channel YouTube miliknya, Jumat (4/9/2020).
Sepanjang perjalanan menahan rasa sakit karena kondisi kakinya semakin parah. Dia menyadari harus segera pulang, tapi malah memacu sepeda menargetkan menempuh jarak lebih jauh..
“Kemauan dan kondisi ternyata harus ngalah ternyata. Keinginan memang boleh besar terus yaudah aku gowes sampai 15 kilometer. Rencana 50 kilometer di bali bolak balik,” tutur Luna.
Mereka pun mencoba melewati pantai, dia sambil stretching di atas sepeda dengan melepas kedua tangannya. Laju sepedanya tidak terlalu kencang, namun kebetulan angin di Bali sedang kencang. Bahkan pemeran film The Doll 2 itu sempat berswafoto bersama teman-temannya mengabadikan momen keseruan bersepeda. Ketika hendak memegang stang sepeda, angin menerpa Luna dan langsung jatuh.
“Pas belum pegang grip, angin kencang aku sudah oleng, terus keseret, kacamata pecah, pecahannya nusuk ke sini (pelipis) robek. Aku cuma inget keseret, pas jatuh split second,” cetus Luna Maya kesakitan.
Ketika terjatuh, ada seorang ibu-ibu yang menegur Luna menggunakan bahasa Bali. Meski hal itu tak terlalu dihiraukan olehnya karena teman-temannya langsung menghampirinya.
“Itu ada ibu-ibu bali ngomel-omel. Jadi pas aku lepas tangan kita lewatin dia karena gerombolan sepeda. Tiba-tiba dia bilang sudah dikasih tahu jangan gaya-gaya,” ucapnya seraya menirukan perkataan ibu-ibu tersebut.
Perempuan berusia 37 tahun itu tak menyadari terluka. Namun teman-temannya memintanya untuk tak melanjutkan gowes dan langsung memesan taxi online ke hotel. Untuk mendapat perawatan dari dokter.
“Kita telepon dokter untuk datang ke hotel. Kan sendiri lukanya ditekan terus di mobil aku nangis sakit sendirian engga ada orang. Pas engga ada orang engga apa-apa,” imbuh Luna.
“Ya sudah sampai hotel susternya datang ada batu segede ini di dalam (tangan) aduh aku ngilu. Ya suda pas di tangan lima jahitan, seumur hidup baru dijahit,” sambungnya. (sam)











Komentar