TARUTUNG – Kebun Raya Sipirok di Tapanuli Selatan, kini dilengkapi menara pandang. Menara itu dibangun sebagai sumbangan PT Agincourt Resources (PT AR), perusahaan tambang emas Martabe di bawah Astra Group.
Bangunan menara pandang yang telah selesai dikerjakan di Kebun Raya Sipirok Tapanuli Selatan itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan, Senin (1/2).
Siaran pers PTAR menyebutkan, serah terima fasilitas ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan ketat oleh Direktur Keuangan/CFO PTAR Noviandri L. Hakim yang mewakili Presiden Direktur PTAR Muliady Sutio kepada Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul M. Pasaribu.
Acara dihadiri jajaran Direksi PTAR, Direktur Hubungan Eksternal Sanny Tjan, dan Direktur Engineering Ruli Tanio.
Pembangunan Menara Pandang sebuah fasilitas pendukung di Kebun Raya Sipirok merupakan kontribusi PTAR melalui program PPM di bidang lingkungan, sebut,sebut Mulyadi Sutio.
“Semoga Kebun Raya Sipirok ini bisa menjadi tujuan wisata milik daerah yang memiliki keunggulan serta berdampak luas kepada pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan secara umum,” kata Muliady.
Direktur Operasional PTAR Darryn McClelland menjelaskan bangunan utama Menara Pandang ini memiliki luas sekitar 583 meter persegi dengan tinggi +31,5 meter dari lantai dasar bangunan.
Menara Pandang ini terdiri atas tujuh lantai yang dilengkapi satu unit elevator (lift) serta satu unit bangunan ruang genset.
Dengan mempertimbangkan faktor keamanan terhadap potensi gempa dan angin di lokasi, Menara Pandang ini dibangun dengan menggunakan pondasi tiang pancang (prestressed concrete pile) yang diikat balok-balok beton bertulang.
Struktur rangka menggunakan rangka baja dengan konstruksi lantai komposit beton bertulang.
Senior Manager Community & Security PTAR Pramana Triwahjudi menambahkan, pembangunan Menara Pandang Kebun Raya Sipirok dikerjakan beberapa kontaktor berskala nasional dan regional.
Struktur dan arsitektur dikerjakan PT Gasindo Pratama, PT Titilasembada Primandiri mengerjakan mekanikal & elektrikal, dan PT Mitsubishi Jaya Elevator and Escalator yang menyediakan dan memasang elevator.
Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menyampaikan terima kasih atas dukungan PTAR terhadap pembangunan Menara Pandang di Kebun Raya Sipirok.
“Menara Pandang ini akan menjadi aset daerah yang sangat berharga untuk Tapsel. Kami optimistis menara pandang dan Kebun Raya Sipirok akan jadi ikon di Kawasan Pantai Barat Sumatera Utara, bahkan jadi ikon di Indonesia, setelah Kebun Raya Bogor,” ungkapnya.
Kebun Raya Sipirok memiliki luas areal ± 90 Ha berlokasi di Areal Perkantoran Pemerintahan Tapanuli Selatan, dan akan berfungsi sebagai pusat penelitian (edukasi) dan pusat konservasi tumbuhan atau flora langka yang ada serta destinasi wisata bagi daerah Tapanuli Selatan dan sekitarnya.
Pengelolaan Kebun Raya Sipirok turut didampingi oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dalam memberikan pembinaan pusat penelitian dan pusat konservasi tumbuhan atau flora langka.
Termasuk memberikan pelatihan teknis (pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan kaidah-kaidah kebun raya) kepada UPT Kebun Raya Sipirok.
Kebun Raya Sipirok ini didukung karyawan Buruh Harian Lepas (BHL) sebagai pekerja yang militan tentang Perkebunrayaan.
Mereka sudah mendapat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tentang Teknik Perkebunrayaan dan Diklat Global Positioning System (GPS) dari LIPI dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dari Pemkab Tapsel. (MN)











Komentar