JAKARTA – Sekitar 9,4 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia yang semula berdagang secara konvesional, kini sudah beralih menggunakan system platform aplikasi dagang daring atau siber.
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jhonny Gerard Plate, berdagang secara daring sangat efektif dan pasarnya jauh lebih luas. Ini juga sebagai alternatif usaha yang produktif serta efektif bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dagangannya di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Sudah sekitar 9,4 juta UMKM yang migrasi dari UMKM konvensional ke UMKM digital,” ujar Jhonny pada Seminar dan Bazzar Online, Kamis (3/9/2020).
Pada seminar bertema “UMKM Kreatif Menghadapi Peluang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”, antusiasme pelaku UMKM beralih dari konvesional ke digital memang sangat baik. Bahkan banyaknya pelaku usaha yang berakselerasi ke daring melalui program yang dimiliki Kominfo. Selama periode waktu Mei hingga Agustus sudah 1,6 juta pelaku UMKM yang beralih ke digital.
“UMKM onboard digital sejak diluncurkan pada 14 Mei tahun 2020 yang lalu oleh Bapak Presiden hingga akhir Agustus ini sudah sebanyak 1,6 juta lebih UMKM baru yang telah melakukan digital onboarding,” imbuhnya seperti dilansir di portal kominfo.
Adanya sambutan hangat dari pelaku UMKM, lanjut Jhonny, Kominfo akan berusaha maksimal dalam mewujudkan akses jaringan telekomunikasi berkualitas 4G sampai di tingkatan desa. Targetnya, Kominfo akan memberikan akses berkualitas tersebut pada sebanyak total 83 ribu desa yang ada di dalam negeri.
Saat ini, jangkauannya sudah 70.760 desa di berbagai wilayah di Indonesia. Ada 12548 desa yang akan segera diberikan layanan terbaik telekomunikasi 4G. Jumlah yang sebagian besar terdapat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
“Desa dan kelurahan harus dibangun infrastruktur yang memadai agar sinyal 4G hadir di lingkungan rumah di kampung atau desa,” pungkasnya.(*/arl)











Komentar