SUMEDANG – Lima ratus warga sekitar Pemancingan Balong Hardi Sumedang (BHS), mengikuti vaksinasi dosis pertama di kompleks BHS, Rabu (1/9/2021).
“Ini merupakan bakti sosial BHS kepada masyarakat, berupa vaksinasi massal gelombang III, dosis pertama. Pesertanya 500 orang sesuai ketersediaan vaksin,” kata H Ahmad Hardi, pemilik dan pengelola BHS, Rabu (1/9/2021).
Kegiatan ini bisa terlaksana atas kerja sama dengan Pemerintah Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, dan Puskesmas Situ.
Vaksinasi berlangsung di lobi utama hotel & resto area pemancingan BHS di Jalan Blok Kalapa Dua, Bendungan, Sumedang, Jawa Barat.
Hadir unsur Polisi/TNI, dan Aparatur Desa Margamukti untuk memantau vaksinasi tersebut.
Sebelumnya, Rabu, 28 Juli 2021 berlangsung vaksinasi yang diikuti 154 orang, dilayani 22 petugas terdiri atas satu dokter, tiga vaksinator dan 18 tenaga administratif.
Vaksinasi pertama di tempat sama menyasar 300 orang. Perinciannya, 100 dosis bagi karyawan BHS, 200 dosis bagi masyarakat umum.
H Ahmad Hardi menegaskan, pihaknya sangat berkepentingan dengan vaksinasi massal ini unuk mempercepat herd immunity (imunitas/kekebalan kelompok).
Hardi juga menjelaskan, hampir seluruh pekerja yang terlibat operasiol BHS, sudah divaksinasi, dan secara berkala ditest antigen.
Selain itu, seluruh area secara teratur disemprot disinfektan. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat kepada siapa pun yang memasuki area BHS, melalui fasilitas pendukung yang direkomendasi.
Ia berharap situasi segera pulih, sehingga BHS bisa kembali beroperasi, karena ada sekitar 250 karyawan yang tergantung hidupnya di BHS.
“Berarti, kurang lebih 1000 jiwa, keluarga mereka akan terdampak, karena kami kesulitan membayar gaji mereka akibat tutupnya usaha,” kata H Hardi.
Dia menjelaskan, usahanya ini langsung maupun tidak, dapat menggerakkan ekonomi rakyat dan punya pasar tersendiri. (*)











Komentar