oleh

Bansos Sembako di Lamongan Dirapel Tiga Bulan

LAMONGAN – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan melakukan inapeksi mendadak penyaluran Bantuan Sosial Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Inspemsi mendadak (sidak) dilakukan ke beberapa e-Warung atau Agen BNI 46 yang ada di Lamongan, Jawa Timur.

Sidak ini untuk memastikan penyaluran bansos sembako yang diterima KPM berjalan lancar dan kualitasnya bagus.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Moch Kamil mengatakan, bansos sembako diberikan kepada, tiap keluarga penerima manfaat (KPM) terhitung tiga bulan, yaitu Juli, Agustus dan September.

“Jadi bulan ini dirapel tiga bulan. Semoga bansos ini bisa membantu dan bermanfaat pada masa sulit di tengah pandemi seperti sekarang,” kata Kamil kepada KPM di agen 46 H. Sholehan Guminingrejo Tikung, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga:   Dua Pengedar Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polresta Sidoarjo

Kamil mengungkapkan, jumlah keseluruhan KPM di Lamongan yang menerima bansos sembako (BPNT) ada 71.055 KPM.

Itu pembaruan data yang diterima Dinsos Lamongan dari Kemensos per hari Kamis (29/7/2021).

“Ada tambahan sekitar 8 ribu KPM, sebelumnya hanya 63 KPM. Insya Allah dari total 71.055 KPM tersebut, dipastikan menerima bansos semuanya,” ujar Kamil.

Lebih lanjut Kamil menuturkan, bansos pada masa PPKM Darurat yang digelontorkan oleh pemerintah pusat melalui kemensos ada 9 item.

Yakni, Sembako, PKH, BST, PKH Bulog, BSB PKH, BSB BST, BSB Mensos, BSB Dinsos Provinsi dan lainnya.

Baca Juga:   Peredaran Narkoba di Lamongan Menyasar Anak-anak

”Saya berharap semua penyaluran bansos untuk KPM di Lamongan berjalan lancar, dan kualitas yang diterima KPM juga sangat baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat menerima bansos.

Dia berpesan, agar bansos sembako berupa beras dan komoditas lainnya yang diberikan selama tiga bulan ini, jangan sampai dijual.

Bansos harus digunakan sebaik-baiknya bagi kebutuhan sekeluarga, mengingat saat ini masih masa PPKM Darurat.

“Saat ini kan masih bulan Juli, jadi nanti di bulan selanjutnya tolong diingat-ingat bahwa bantuan sudah dirapel selama tiga bulan,” kata Kamil.

Baca Juga:   Kemensos Pastikan Program Bansos Tetap Berjalan 

Salah satu KPM asal Tikung, Sofiathun mengatakan, pihaknya menerima bansos sembako (BPNT) berupa beras 3 kantong totalnya 42 Kg, telur 3 Kg, buah apel, kacang hijau, dan bawang merah.

“Kualitas berasnya juga sangat baik, saya merasa sangat terbantu sekali. Terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah kepada kami warga Lamongan,” kata Sofiathun.

Dia menambahkan, KPM lain saat mengambil bantuan sembako di agen BNI 46 atau e-Warung, juga selalu menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (ard/zainul)

Komentar

Berita Lainnya