oleh

Tes Urine Anggota Kepolisian Diharapkan Jadi Teladan Institusi Lain

JAKARTA – Komisi III DPR RII mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan semua Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) untuk menggelar tes urine terhadap semua anggota kepolisian di Indonesia, tanpa terkecuali untuk mengantisipasi adanya polisi terkena narkoba.

Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh mengatakan, langkah itu penting guna mencegah adanya polisi yang kedapatan memakai narkoba.

Baca:   4.000 Pelaku Usaha Mikro di Manokwari Raya Terima BPUM

“Saya memberikan apresiasi terhadap telegram Kapolri meminta jajarannya untuk dilakukan test urine agar menghindari adanya polisi yang terlibat lagi narkoba. Karena dengan adanya kasus itu sekarang itu sudah mencoreng dan menampar nama baik korps kepolisian,” kata Pangeran, Selasa (23/2).

Menurut dia, kebijakan Jenderal Listyo patut dihargai dan dijadikan contoh. Apalagi, aparat kepolisian harus bisa menjadi terdepan dalam menghadapi perang terhadap penggunaan narkoba.  

Disisi lain, lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap agar isi telegram tersebut benar-benar dipahami ditingkat opersional,  dan ditindaklanjuti. Bahkan memberi sanksi terhadap anggotanya yang test urinenya terindikasi adanya narkoba.

Baca:   Arsenal Tuntaskan Revans atas Southampton Dengan Kemenangan 3-1

“Semoga test urine ini dapat dilakukan secara berkala dan dapat menjadi teladan bagi institusi lainnya,” ucapnya.

“Karena dengan dilakukannya ini mampu meningkatkan citra kepolisian dimasyarakat dan kedwpan kasus kasus keterlibatan aparat kepolisian dalam penyalagunaan Narkoba tidak terulang lagi,” demikian Pangeran.

Instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan tes urin kepada seluruh anggota polisi ini setelah Kapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Komisaris Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 orang anggotanya ditangkap karena terlibat narkoba. (sam)

Komentar

Berita Lainnya