oleh

DPP NasDem Mau Gelar Konvensi Capres 2024

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem akan menggelar konvensi calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

“Dalam waktu dua tahun ke depan, Partai Nasdem akan menggelar konvensi calon presiden,” kata dia.

Konvensi calon presiden ini menjadi wujud dari keterbukaan Partai Nasdem bagi para anak bangsa yang berada di luar partai politik, namun memiliki kapasitas dan kualitas untuk memimpin bangsa dan negara dalam mengemban amanat konstitusi.

Baca:   NasDem Senayan: Penembakan FPI Sudah Sesuai SOP dan Hukum

“Konvensi juga menjadi wujud moderasi berbagai pemikiran dan pandangan politik yang berbeda-beda melalui mekanisme kontestasi,” jelas Paloh.

Dengan mengedepankan prinsip transparansi dan bottom up, konvensi berefek secara positif bagi penguatan kelembagaan partai sebagai ruang dan basis rekrutmen kepemimpinan nasional.

Dengan konvensi, Partai Nasdem ingin menegaskan diri sebagai partai yang inklusif, yang bisa menerima berbagai pemikiran, pandangan, bahkan ideologi politik dari berbagai kalangan.

Baca:   Ketua DPD Doakan Kesembuhan Surya Paloh

“Ini seperti layaknya falsafah kebangsaan kita Pancasila yang sering disebut sebagai ideologi terbuka,” kata Paloh.

Dia menambahkan, Partai Nasdem, dari waktu ke waktu, dari momen ke momen senantiasa mencoba untuk menyajikan praktik politik dan praktik berdemokrasi yang maju.

“Praktik politik yang memberikan ruang sebesarnya-besarnya kepada warga negara, kepada anak bangsa yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang lebih, agar memiliki kesempatan yang sama 

menjadi seorang calon presiden republik ini,” jelas Paloh.

Baca:   Tren Kemenangan Beruntun Arsenal Dihentikan Palace

Turut hadir dalam peringatan HUT Nasdem antara lain Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali, Sekjen Nasdem yang juga Menkominfo Jhonny G Plate, Korwil Jatim Nasdem Effendi Choirie, dan Bendum Nasdem Ahmad Sahroni, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya. (ant/sam)

Komentar

Berita Lainnya